Demikian disampaikan ayah Fransisca, Samuel Mokalu, saat berbincang dengan detikcom di kediamannya Komplek Pindad, Kiaracondong, Bandung, Senin (17/12/2007).
"Seumur hidup anak dan cucu saya akan mendapatkan sanksi sosial dari lingkungan, sebagai wanita yang mempunyai anak di luar nikah. Bagi keluarga kami ini adalah aib. Tapi ini sudah terjadi, kami tidak bisa lagi menghindarinya. Saat ini yang hanya bisa kami lakukan adalah mendukung Chika (panggilan akrab Fransisca) dan mendidik Joshua sebagai anak yang baik," ujar Samuel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada unsur paksaan atau rayuan. Mereka hanya orang berpacaran yang kebablasan," ucapnya.
Terlebih, lanjut dia, dalam pertimbangan majelis hakim yang dibacakan dalam persidangan pun disebutkan bahwa peristiwa ini bukan mutlak kesalahan anaknya. "Tapi meski begitu, kami akan terima apapun keputusannya. Kami yakin, setelah ini akan ada jalan yang baik dari Tuhan," tuturnya.
Sementara itu, Fransisca enggan berkomentar banyak. Dia hanya mengatakan vonis ini akan diterimanya dengan lapang dada. "Mengenai apakah kami akan banding atau tidak, masih pikir-pikir. Saya hanya memikirkan masa depan anak saya nantinya," ujar Chika yang mengaku akan langsung mencari pekerjaan untuk menghidupi anaknya.
(ern/ary)











































