"Kok bisa naiknya sebanyak itu ya, apakah pengembangan bisnis yang luar biasa itu ada kaitannya dengan Ical ketika jadi Menko Ekuin dulu, semoga harta itu bermanfaat untuk membayar korban lumpur" kata Gus Choi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/12/2007).
Politisi bekas wartawan ini berharap Ical sadar bahwa kekayaan yang diperolehnya merupakan peringatan Allah untuk diberikan pada orang-orang yang berhak. Caranya dengan memenuhi kewajibannya membayar ganti rugi kepada rakyat Sidoarjo yang menjadi korban lumpur Lapindo.
"Semoga amanat kekayaan itu yang berupa saham, sebagian dapat dijual untuk segera menyelesaikan ganti rugi korban lumpur lapindo," terangnya.
Sementara itu Wakil Ketua FPDIP Ramson Siagian menilai peningkatan kekayaan Ical yang mencapai Rp 50 triliun akan menjadi incaran capres 2009 untuk mengandengnya. Apalagi kekayaan keluarga Ical tersebut tergolong bersih karena hasil bisnis bukan hasil pencucian uang.
"Dengan penetapan sebagai orang terkaya itu pasti akan banyak capres yang meliriknya sebagi cawapres pada pemilu 2009. Itu keuntungan, meski ia kesandung kasus lumpur Lapindo yang menjadi bagian dari bisnisnya," cetusnya.
(yid/ary)











































