Diduga Jual Tramadol, Warung Kelontong di Tangsel Didobrak Warga

Diduga Jual Tramadol, Warung Kelontong di Tangsel Didobrak Warga

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Selasa, 29 Sep 2026 12:21 WIB
Polisi menggerebek penjual obat keras ilegal di Kecamatan Caringin, Bogor, Jawa Barat. Ratusan butir obat berbagai merek disita dari penggerebekan itu. (dok Ist)
Ilustrasi obat keras tanpa izin edar atau obat ilegal (dok Istimewa)
Tangerang Selatan -

Beredar di media sosial (medsos) video warung kelontong digerebek warga di Kebantenan, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Warga menemukan obat-obatan keras diduga tanpa izin edar atau ilegal.

Dalam video yang dilihat, Selasa (29/9/2026), sejumlah warga tampak mendatangi warung tersebut. Salah satu warga kemudian menemukan obat diduga berjenis Tramadol.

Saat warung didobrak warga, penjaga atau pemilik warung tersebut tidak ada di lokasi kejadian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dimintai konfirmasi, Panit Opsnal Reskrim Polsek Pondok Aren, Iptu Rian Saputra, membenarkan kejadian itu. Pihaknya sempat mendatangi warung kelontong tersebut.

"Terkait video viral tersebut, upaya-upaya kami pada sehari sebelumnya pada hari Jumat, kami telah mendatangi toko tersebut. Namun toko tersebut telah dalam keadaan tutup," kata dia.

ADVERTISEMENT

Rian mengatakan, keesokan harinya, warga membuka paksa warung kelontong tersebut. Saat itu, ditemukan dua bungkus obat-obatan di dalam warung.

"Pada hari Sabtu video viral tersebut warga mendatanginya namun tutup. Warga tetap melakukan upaya paksa membuka toko tersebut secara paksa dan mendapatkan dua bungkus obat daftar G tersebut," jelasnya.

"Kepada masyarakat, apabila mendapatkan toko-toko serupa, segera melapor ke kami agar kami dapat tindak lanjuti," tambah dia.

Lihat juga Video: BPOM akan Tindak Toko yang Jual Bebas Obat Tramadol

(rdh/jbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini