Selama 123 hari tidak ada hujan yang turun di Desa Sumberklampok, Buleleng, Bali. Kondisi yang disebut HTH atau Hari Tanpa Hujan itu pun memecahkan rekor.
"HTH terpanjang dicatat pos hujan Sumberklampok di Gerokgak menjadi rekor terpanjang," kata Prakirawan Stasiun Klimatologi Bali Trayi Budi Samantu di Denpasar, dilansir Antara, Selasa (29/9/2026).
Berdasarkan pemantauan hingga 28 September 2026, hujan sempat turun di beberapa lokasi di Bali dalam intensitas ringan pada dasarian pertama. Namun curah hujan yang ringan itu tidak memenuhi kriteria musim hujan karena dasarian berikutnya cuaca di Bali kering kembali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"September dasarian kedua yang awalnya beberapa titik hijau itu kemudian berubah menjadi oranye, kuning, hingga kemerahan bahkan ada yang berwarna merah muda yang menandakan hari tanpa hujan itu sangat panjang," ucapnya.
Akumulasi selama September 2026, menurut dia, ada 17 wilayah di Bali dengan HTH selama satu hingga dua bulan, 18 wilayah terdapat HTH ekstrem panjang lebih dari dua bulan, serta HTH terpanjang tercatat di Sumberklampok, Gerokgak, Buleleng selama 123 HTH.
Ia menjelaskan, musim kering lebih panjang itu tidak terlepas dari fenomena El Nino yang diprakirakan bertahan hingga awal 2027, berdasarkan pemutakhiran dasarian kedua pada September 2026.
Fenomena tersebut, ujar dia, tidak hanya melanda Indonesia namun sejumlah negara di dunia, seperti di India, Malaysia, Thailand, Vietnam, hingga Australia yang menyebabkan terjadinya penyimpangan iklim.
Namun, menurut dia, hal itu dengan dampak yang berbeda dan terjadi dengan periode waktu yang berbeda.
"Di Indonesia termasuk terdampak yang lebih kering mulai dari Juli hingga November masih bertahan kering," ucapnya.
Di Provinsi Bali musim hujan diprakirakan terjadi mulai akhir November 2026 dan mencapai puncak pada Februari 2027.
Tonton juga Video: Tradisi Perang Cendol Dawet Agar Hujan Turun di Temanggung Jateng










































