Elektabilitas 10,4% di Survei Poltracking, Golkar Sebut Ada Peningkatan

Elektabilitas 10,4% di Survei Poltracking, Golkar Sebut Ada Peningkatan

Dwi Rahmawati - detikNews
Senin, 28 Sep 2026 17:34 WIB
Muhammad Sarmuji
Sekjen Golkar M Sarmuji (Istimewa)
Jakarta -

Partai Golkar meraih suara 10,4 persen dalam survei terbaru terkait elektabilitas partai politik yang diluncurkan Poltracking. Sekjen Golkar, M Sarmuji, mengatakan elektabilitas partainya mengalami pertumbuhan.

"Survei bagi Golkar ibarat cermin hari ini. Kalau melihat hasil survei saat ini dibandingkan dengan dua tahun setelah pemilu pada periode lalu Golkar mengalami pertumbuhan positif," kata Sarmuji kepada wartawan, Senin (28/9/2026).

Ia menyinggung survei Poltracking pada Agustus 2022 saat Golkar memperoleh elektabilitas 9,5 persen. Sarmuji mengatakan masih cukup waktu untuk mendekati hati pemilih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Survei Poltracking pada Agustus 2022 Golkar di angka 9,5 persen. Masih cukup waktu bagi kami untuk terus berbuat yang terbaik untuk rakyat, masih cukup waktu untuk mendekati hati pemilih," kata dia.

ADVERTISEMENT

Ia mengatakan setiap pemilu pihaknya memiliki strategi yang berbeda. Sarmuji optimistis atas capaian partainya di Pemilu 2029.

"Setiap periode tantangannya berbeda, pasti ada pendekatan yang berbeda," kata dia.

Survei Poltracking

Sebelumnya, Poltracking menggelar survei nasional mengenai elektabilitas partai politik. Survei ini dilakukan pada 14-20 Agustus 2026 melalui wawancara tatap muka. Survei dilakukan terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.

Metode sampel menggunakan multistage random sampling. Tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error kurang lebih 2,9 persen.

Berikut ini hasil survei Poltracking terbaru mengenai elektabilitas partai:

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 23,2%
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 11,6%
Partai Golongan Karya (Golkar) 10,4%
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 6,2%
Partai Demokrat (PD) 6,1%
Partai NasDem 4,4%
Partai Amanat Nasional (PAN) 3,4%
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 3,3%
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2,3%
Partai Persatuan Pembangunan [PPP) 1,9%
Partai Persatuan Indonesia (Perindo) 0,6%
Partai Buruh 0,5%
Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 0,3%
Partai Ummat 0,1%
Partai Bulan Bintang (PBB) 0,1%
Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) 0,1%
Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) 0,1%
Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) 0,1%
Tidak tahu/tidak jawab 25,3%



(dwr/ygs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini