FPAN DPR: SBY-Kalla Gagal Menyejahterakan Rakyat

Evaluasi Akhir Tahun

FPAN DPR: SBY-Kalla Gagal Menyejahterakan Rakyat

- detikNews
Senin, 17 Des 2007 15:15 WIB
Jakarta - Meski pemerintah mengklaim angka kemiskinan menurun akibat sektor makro ekonomi membaik, FPAN tetap menilai pemerintah gagal menyejahterakan rakyat. Buktinya, angka kemiskinan riil di lapangan makin bertambah.

Hal ini terlihat dari rendahnya daya beli masyarakat akibat inflasi yang membumbung tinggi.

"Kegagalan tersebut tercermin dari tingginya tingkat kemiskinan. BPS mengklaim jumlah penduduk miskin tahun 2007 menurun, tapi tidak didukung data di lapangan," kata Ketua FPAN DPR Zulkifli Hasan dalam jumpa pers akhir tahun di Pulau Dua, Senayan, Jakarta, (17/12/2007)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain meningkatnya orang miskin, kegagalan pemerintah juga dapat dilihat dari lemahnya keberpihakan pemerintah dalam pengembangan sektor riil. Akibat kebijakan yang hanya memprioritaskan pengembangan ekonomi yang berpihak pada korporasi besar, investor asing dan sektor keuangan, mayoritas masyarakat yang ingin maju dengan usaha kecil-menengah jadi mati.

"Ini yang membuat rakyat semakin sengsara karena tumbuh mal-mal besar, ada Carrefour, Giant di mana-mana. Sementara sektor riil yang paling banyak menyerap tenaga kerja malah tidak diperhatikan," tambah Zul.

Sementara anggota komisi keuangan DPR Drajat Wibowo menegaskan, selain berdasarkan survei internal PAN, melonjaknya angka kemiskinan juga dapat dilihat dari hasil kunjungan kerja anggota FPAN DPR ke daerah pemilihannya masing-masing. Atas dasar itu, pemerintah diminta tidak lagi hanya mengumbar janji.

"Kesimpulan pemerintah itu gagal, selain survei juga dari hasil kunker anggota ke daerah. Rakyat semakin sulit akibat kebijakan pemerintah yang amburadul," cetusnya. (yid/umi)


Berita Terkait