20 Siswa SD itu berbaur dengan puluhan warga dari "Forum Masyarakat Tertindas".
Massa yang mengendarai 6 bus metromini itu menggelar aksi depan Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (17/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Massa menuntut pembongkaran rumah penduduk di 9 RW di Rawa Badung, Cakung, Jakarta Timur pada Selasa 18 Desember ditunda. Massa membentangkan poster bertuliskan "Walikota Jakarta Timur Pengecut" dan "Tunda Pembongkaran".
"Uang ganti rugi Rp 500 ribu tidak logis. Ngangkatin barang saja nggak cukup. Sosialisasi dari lurah tidak ada. Kita tidak tahu tujuan penggusuran untuk apa. Kita ada kwitansi tanah," Iwan, warga RT 08 RW 07.
Aksi unjuk rasa ditanggapi adem ayem oleh orang nomor satu di Jakarta. "Kalau ente jadi gubernur, kalian mau terima nggak sesuatu yang belum jelas. Urusan ini ada staf saya yang menangani. Semua harus melalui prosedur hukum. Kalau belum jelas, maka harus ada kekuatan hukum tetap. Kalau hukum saja tak jadi pegangan, mau jadi apa negeri ini," kata Fauzi.
Hingga pukul 13.00 WIB, 10 warga sudah diterima perwakilan dari Pemprov DKI Jakarta. (aan/sss)











































