Ratusan Nyawa Melayang Gara-gara Salah Desain

Kilas Balik

Ratusan Nyawa Melayang Gara-gara Salah Desain

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Sabtu, 26 Sep 2026 15:05 WIB
Bendungan ST Francis
Foto: Bendungan ST Francis (Wikimedia Common)
Jakarta -

Runtuhnya Bendungan St Francis merupakan salah satu kecelakaan konstruksi terburuk di Amerika Serikat pada abad ke-20. Pasalnya, bendungan ini runtuh karena salah desain.

Dikutip dari kajian seorang ahli geologi dari Nottingham, Inggris, Tony Waltham, bendungan ini adalah tipe busur-gravitasi beton (gravity-arch). Bendungan dibangun di San Francisquito Canyon, sekitar 80 km di barat laut pusat kota Los Angeles, untuk menyokong pasokan air kota.

Bencana terjadi tak lama setelah waduk terisi penuh untuk pertama kalinya pada 12 Maret 1928. Bendungan runtuh secara mendadak dan membuat puluhan juta meter kubik air menerjang kawasan lembah di bawahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Adapun pembangunan bendungan dimulai dengan rancangan busur-gravitasi beton masif. Selama proses konstruksi, tinggi bendungan dinaikkan 6 meter (menjadi 62 meter) tanpa memperlebar ukuran alas.

Seiring pengisian, muncul retakan-retakan vertikal di permukaan beton hilir bendungan

Namun, air waduk mencapai kapasitas maksimum (level pelimpah) untuk pertama kalinya. Kebocoran baru berdebit makin besar mulai terpantau.

Pada 12 Maret 1928, penjaga bendungan menemukan kebocoran air keruh berdebit sekitar 75 liter/detik. Seorang insinyur dan asistennya datang memeriksa, namun menyimpulkan kebocoran tersebut berasal dari erosi permukaan dan belum berbahaya.

Bencana pun tiba. Dua menit sebelum tengah malam, Bendungan St Francis runtuh total.

Sekitar 47 juta meter kubik air tumpah melintasi lembah, membentuk gelombang banjir setinggi 40 meter dengan kecepatan hampir 30 km/jam. Gelombang banjir menghancurkan kota kecil Castai.

Bencana banjir bah ini menewaskan sedikitnya 432 orang. Sebagian besar korban merupakan warga yang tinggal di permukiman terisolasi dan area pertanian sepanjang Santa Clara Valley yang tidak sempat dievakuasi.

Penyebab Runtuhnya Bendungan

Runtuhnya bendungan ini disebabkan oleh kombinasi kondisi geologi tapak yang sangat tidak layak dan kesalahan desain teknik.

Dua pertiga bendungan berdiri di atas batuan yang memiliki bidang rekahan sejajar dengan arah gaya dorong air waduk. Lokasi ini juga berdiri di atas area longsoran purba yang rentan.

Selain itu, bendungan tidak dilengkapi sumur pereda atau lubang drainase pada tumpuan samping untuk mengalirkan tekanan air tanah. Akibatnya, tekanan bangunan membuatnya runtuh.

(rdp/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini