Addie MS dan Memes Kenang Peran Guruh Soekarnoputra di Karier Mereka

Addie MS dan Memes Kenang Peran Guruh Soekarnoputra di Karier Mereka

Rumondang Naibaho - detikNews
Sabtu, 26 Sep 2026 13:02 WIB
Pasangan musisi Addie MS dan Memes
Foto: Pasangan musisi Addie MS dan Memes (Ondang/detikcom)
Jakarta -

Pasangan musisi Addie MS dan Memes mengenang jasa mendiang Guruh Soekarnoputra dalam perjalanan karier berkesenian mereka. Bagi keduanya, sosok Guruh merupakan figur penting yang membuka jalan karier sejak mereka masih duduk di bangku sekolah.

Hal tersebut diungkapkan Addie MS dan Memes saat melayat ke rumah duka almarhum Guruh di Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9/2026). Addie menceritakan, kedekatannya dengan Guruh bermula pada akhir era 1970-an.

"Dulu kan itu dari tahun '79-an ya saya pertama kali diajak makan sama Mas Guruh, diajak untuk bikin musik Pagelaran Karya Cipta Guruh Soekarnoputra yang pertama, saya nggak berani," kata Addie MS kepada wartawan di lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terus saya bilang, 'Yang lain dulu deh.' Akhirnya Candra Darusman. Baru Pagelaran Karya Cipta Guruh Soekarnoputra yang kedua dan seterusnya, baru saya berani, saya terlibat," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Kepercayaan dari putra bungsu proklamator Bung Karno itu pun membekas mendalam di hati Addie. Terlebih, saat itu dia masih merupakan siswa sekolah.

"Jadi, saya terkesan sekali pada bagaimana Mas Guruh mempercayakan saya, padahal saya waktu itu masih kelas 3 SMA gitu ya," tutur Addie.

Tak hanya urusan karier musik, rumah di Jalan Sriwijaya tersebut rupanya juga menjadi saksi perjalanan asmara Addie MS dan Memes. Sebab saat itu Memes merupakan anggota kelompok seni Swara Maharddhika.

"Jadi saya boleh dibilang suka ngapel, pacaran, waktu pacaran itu jaman dulu itu, tahun '82 ya, itu di sini. Saya ke sini jemput Memes habis latihan, habis itu baru kita dating gitu ya," cerita Addie.

Karier musik Addie kian melesat saat kembali dipercaya mengaransemen karya Guruh untuk penyanyi legendaris Chrisye pada tahun 1984.

"Terus tahun '84 waktu saya pertama kali dipercayakan membuat album Chrisye. Itu saya beruntung dapat kesempatan membuat aransemen karya Guruh Sukarnoputra ini yaitu lagu 'Sendiri' tahun '84," ungkap dia.

Bagi Addie, Guruh Soekarnoputra merupakan maestro musik yang konsisten menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan etika budaya Indonesia. "Tapi di awal karier saya itu, saya ingat satu tokoh musik saat itu yang bukan hanya saya kagumi karena musikalitasnya, tetapi semangat ke-Indonesiaan," imbuh Addie.

"Yang selalu bicara soal batik, soal adab, etika, Indonesia, yang selalu mengingatkan itu. Sampai di akhir hayatnya saya dengar itu kalau melihat cara orang berbusana apa segala macam," lanjut dia.

Senada dengan sang suami, Memes mengenang masa remajanya yang dihabiskan dengan menimba ilmu berkesenian di bawah asuhan langsung Guruh Soekarnoputra. Di sanggar tari tersebut, Memes mengaku ditempa banyak hal, mulai dari kepribadian hingga kecintaan terhadap identitas budaya Nusantara.

"Jadi saya belajar nari, belajar kebudayaan, belajar organisasi, belajar disiplin, semua tari-tarian dan belajar berkebaya, make up, rambut dikondean semua Mas Guruh yang ngajarin. Memang ada timnya juga kakak-kakak senior Swara Maharddhika," ungkap Memes.

Memes pun turut terlibat dalam pagelaran seni kolosal karya cipta Guruh. Dari panggung pagelaran itulah benih kedekatannya dengan Addie MS mulai terbangun melalui kolaborasi musik dan tari.

"Nah, kebetulan Mas Addie MS ini sebenarnya saya belum kenal dulu. Tapi Mas Addie itu dulu ke pagelaran yang kedua yang Cinta Indonesia. Nah, di situ Mas Addie mengaransemen lagu-lagu beberapa," pungkas Memes.

Diberitakan sebelumnya, Adik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Guruh Soekarnoputra, meninggal dunia pada Sabtu (26/9/2026) pagi karena sakit. Jenazahnya telah tiba di rumah duka sekira pukul 07.41 WIB.

Guruh mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta. Putra Presiden pertama RI Soekarno itu meninggal dunia pada usia 73 tahun, sekitar pukul 04.16 WIB.

Jenazah Guruh disemayamkan di rumah duka Jalan Sriwijaya Raya No.26, Jakarta Selatan. Papan bunga berisi ucapan dukacita berjejer di depan gerbang masuk rumah duka.

Tonton juga video "Guruh Soekarnoputra Akan Dimakamkan di Samping Makam Fatmawati"

(rdp/rdp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini