"Masyarakat lokal akan lebih antusias pada isu-isu lokal, jadi televisi lokal harus diberdayakan," kata Kalla.
Hal itu disampaikan Kalla saat membuka diskusi panel masalah dan tantangan dunia penyiaran Indonesia di Hotel Four Seasons, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Pusat, Senin (17/12/2007).
Kalla juga mengatakan, saat ini televisi nasional memiliki kecenderungan menasionalkan isu-isu yang sebenarnya bersifat lokal. Fenomena ini, menurut Kalla dapat berdampak kurang baik di daerah-daerah.
"Contohnya begitu putar televisi, semua berita kerusuhan pilkada. Kita capek. Contoh lagi persoalan di Jeneponto, karena sering diekspos, akhirnya jadi membuat resah," katanya.
Karena itu, kata Kalla, ini menjadi pekerjaan rumah bagi Menteri Komunikasi dan Informasi untuk menyelesaikan.
(ken/nrl)











































