PDI Perjuangan (PDIP) mengenang sosok Guruh Soekarnoputra, yang meninggal dunia pada pagi ini. Guruh merupakan adik dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dikutip dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Sabtu (26/9/2026), Guruh Soekarnoputra lahir dengan nama lengkap Muhammad Guruh Irianto Sukarno Putra. Guruh dilahirkan di Istana Merdeka, Jakarta, pada 13 Januari 1953.
Anak bungsu dari pasangan Presiden RI pertama Sukarno dengan Ibu Fatmawati ini dikenal sebagai seniman dan juga politikus. Darah seni Guruh sudah terlihat sejak kecil, yang ditandai dengan bakat dan minat yang besar pada dunia seni dan sastra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guruh menempuh pendidikan formal Sekolah Rakyat (SR) pada tahun 1965 sampai Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Perguruan Cikini. Guruh juga pernah menempuh pendidikan selama tiga tahun di jurusan Arkeologi di Universiteit van Amsterdam, Belanda.
Sepanjang karirnya di bidang seni, Guruh diakui sebagai salah satu seniman yang besar bukan karena sensasi. Ia merupakan seniman dengan reputasi internasional, yang beberapa kali memperoleh penghargaan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Selain aktif di bidang seni, Guruh juga aktif dalam bidang kemasyarakatan. Bersama dengan putra/putri Bung Karno lainnya, pada 1976, ia mendirikan Yayasan Bung Karno (Sukarno Foundations).
Guruh juga aktif dalam kegiatan politik bersama dengan partai yang kini bernama PDI Perjuangan (PDIP).
Seperti diketahui, Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta. Guruh tutup usia pada pukul 04.16 WIB pagi ini.
"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu. Telah berpulang ke Rahmatullah Almarhum Bapak MOHAMMAD GURUH IRIANTO SUKARNOPUTRA BIN SUKARNO pada usia 73 Tahun," kata Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (26/9/2026).
Hasto memohon doa agar Almarhum Guruh husnul khotimah. Dia juga meminta dibukakan pintu maaf untuk Almarhum Guruh.
"Mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan dan kekhilafan dari almarhum tercinta," ujar Hasto.
"Selanjutnya mohon doa, semoga Almarhum husnul khotimah serta Allah SWT menerima semua amal ibadahnya, diampuni dan dihapuskan segala dosa dosa dan menempatkannya di tempat yang terbaik di sisi-Nya," imbuhnya.










































