Sebanyak 105 murid dan delapan guru SMAN 1 Rembang, Jawa Tenga, mengalami keluhan diare dan mual. Keluhan tersebut muncul diduga setelah mereka menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis kemarin.
"Sebanyak 105 murid terdampak diare dan ada delapan guru. Untuk tendik tidak ada," kata Kepala SMAN 1 Rembang Endang Sri Lestari saat dimintai konfirmasi pada Jumat malam, dilansir detikJateng, Sabtu (26/9/2026).
Menu MBG yang disantap para siswa pada Kamis (24/9) terdiri dari nasi, bakwan jagung, dan pentol bumbu Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Endang mengatakan, data jumlah korban itu laporan yang dihimpun sekolah hingga Jumat (25/9) pagi. Kemudian pihak sekolah melakukan pemantauan dan penanganan terhadap siswa yang mengalami keluhan diare dan mual.
Hingga Jumat malam, jumlah siswa yang masih mengalami diare dan mual tercatat sebanyak 28 orang. Sementara siswa lainnya dilaporkan sudah membaik setelah mendapat penanganan.
Endang menyebut dirinya pertama kali mendapat laporan adanya siswa yang mengalami diare sekitar pukul 09.30 WIB tadi. Saat itu, dia sedang menghadiri rapat di Cabang Dinas Pendidikan.
"Sekitar pukul 09.30 saya ditelepon Waka Humas, bilang ada beberapa anak yang diare. Akhirnya saya minta dibuatkan list data anak, diperjelas siapa yang merasa sakit perut dan diare," ujarnya.
Simak selengkapnya di sini.
(fas/fas)









































