Bayangkan, terombang-ambing dalam perahu karet di tengah ganasnya arus sungai. Sementara kedua lengan Anda sibuk mendayung agar perahu tidak terbalik atau terperangkap dalam hole alias pusaran air.
"Left! Right!" Teriakan skipper yang memberi komando kepada para pendayung terdengar berulang-ulang. Byuurrr!!! Sisi kiri perahu masuk ke jeram. Penumpangnya pun basah kuyup, namun justru teriakan riang yang terdengar dari para rafter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Anda yang tinggal di Jakarta, pilihan paling dekat adalah Sungai Citarik di wilayah Sukabumi, Jawa Barat. Sungai ini memiliki arus yang cukup menantang, namun masih dalam kategori aman untuk pemula.
Jika ingin berarung jeram, maka yang harus disiapkan adalah perahu karet, jaket pelampung, helm, dayung dan tali pengaman.
Namun Anda tidak perlu membeli semua peralatan itu. Di Sungai Citarik, pengelolaan arung jeram sudah dikelola dengan baik. Anda cukup datang dan membayar sejumlah uang, sisanya biar operator arung jeram yang mengurusnya.
"Yang paling murah paket trip pengarungan 4 km, kira-kira satu jam pengarungan biayanya Rp 165.000, sudah termasuk perlengkapan dan makan siang," jelas petugas reservasi Arus Liar, Tedi, saat dihubungi detikcom, Senin (17/12/2007).
Paket lainnya tersedia, tentunya dengan variasi harga yang masih terjangkau. Tendi menjelaskan, pihaknya juga mengutamakan unsur keamanan dan keselamatan.
"Kita pakai yang tingkat arusnya 2 hingga 3+ untuk keamanan peserta," ujar Tendi.
Selain di Sukabumi. Sungai Citarum yang terletak di Padalarang, Kabupaten Bandung atau Sungai Palayangan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, juga menantang untuk diarungi.
Apalagi yang Anda tunggu, kenakan pelampung anda, pegang kuat-kuat dayung dan selamat berarung jeram. Yiiihhaaa...!!!
(rdf/sss)











































