"Pemerintahan Bush sekali lagi berusaha menghalangi kemajuan, namun akhirnya tak bisa menahan tekanan konsensus politik dan ilmiah untuk beraksi terhadap perubahan iklim," kata Hillary dalam sebuah pernyataan sikap yang dilansir AFP, Minggu (16/12/2007).
Istri mantan Presiden AS Bill Clinton itu menambahkan, jika dia yang duduk di kursi presiden, maka proses pembicaraan di UNCCC akan jauh lebih maju. Hillary pun berjanji akan membuat sebuah perjanjian pasca Kyoto jika nanti terpilih sebagai presiden.
"Saya akan segera memimpin proses membuat sebuah perjanjian baru untuk menggantikan Protokol Kyoto. Pemerintahan saya akan mengadakan pertemuan tingkat tinggi dengan pemimpin seluruh dunia setiap 3 bulan, jika dibutuhkan untuk membuat sebuah perjanjian baru," tandas Hillary.
Sebelumnya, Amerika Serikat akhirnya bergabung dalam konsensus Bali Road Map setelah Uni Eropa sepakat menanggalkan tuntutan angka pengurangan emisi karbon. Alotnya proses perundingan ini membuat UNCCC diperpanjang satu hari dari jadwal seharusnya. (aba/aba)











































