Polda Metro Patroli Siber Antisipasi Perusuh di Aksi Buruh Hari Ini

Polda Metro Patroli Siber Antisipasi Perusuh di Aksi Buruh Hari Ini

Adhfar Aulia Syuhada - detikNews
Kamis, 24 Sep 2026 10:06 WIB
Kbaid Humas Polda Metro  Jaya Kombes Budi Hermanto di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026).
Kbaid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. (Adhfar Aulia Syuhada/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya melakukan patroli siber di media sosial untuk mengantisipasi adanya perusuh yang akan mengacaukan aksi buruh hari ini. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama penyampaian aspirasi massa berlangsung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan langkah-langkah yang disiapkan dalam pengamanan unjuk rasa ini berpedoman pada undang-undang yang berlaku. Pihaknya menegaskan memberikan pengamanan dan pelayanan yang humanis dengan tetap memperhatikan hak asasi manusia (HAM).

"Tentunya Polda Metro Jaya sudah melakukan beberapa cara, beberapa langkah-langkah yang tetap berpedoman kepada kegiatan yang kooperatif, langkah-langkah humanis, dan memperhatikan hak asasi manusia. Seperti dilakukan preventive strike. Baik itu dengan adanya patroli siber, patroli media-media digital, ataupun ajakan-ajakan untuk melakukan kegiatan gangguan kamtibmas," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Budi Hermanto mengatakan penindakan dilakukan oleh Satgas Gakkum Polda Metro Jaya manakala ditemukan adanya upaya yang mengganggu ketertiban umum. Ia menambahkan, penindakan dilakukan secara tegas, tepat, dan terukur.

"Itu pasti juga akan dilakukan upaya penindakan tegas, tepat, dan terukur oleh Satgas Gakkum yang ada di Polda Metro Jaya," katanya.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Budi mengajak para peserta aksi untuk menyampaikan aksi dengan damai. Para peserta aksi juga diminta untuk menjaga fasilitas umum.

"Kami juga mengajak kepada seluruh koordinator peserta aksi, para penanggung jawab, untuk dapat menyampaikan aspirasi dengan tertib dan damai, menghormati hak masyarakat lainnya, mentaati ketentuan yang berlaku, serta menjaga fasilitas umum. Karena fasilitas umum merupakan milik dan tanggung jawab kita bersama," ujar dia.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya mengerahkan 26.386 personel gabungan pada hari ini. Personel tersebut terdiri dari unsur kepolisian, TNI, Pemprov DKI, hingga Pamdal DPR-MPR.

"Sebanyak 26.386 personel gabungan dari kepolisian, TNI, Pemprov DKI, dan Pamdal DPR-MPR untuk kesiapan di 99 kegiatan masyarakat," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.

Budi menjelaskan ada 99 aksi yang digelar di kawasan hukum Polda Metro Jaya pada hari ini. 73 di antaranya merupakan aksi penyampaian pendapat.

"Ada 99 kegiatan aktivitas masyarakat, terdiri dari 73 penyampaian pendapat di muka umum dan 26 kegiatan masyarakat lainnya," katanya.

Tonton juga video "Momen Penangkapan Penendang Wanita di Senayan"

(mea/mea)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini