×
Ad

Komisi II DPR Respons Opsi Pileg Dulu Baru Pilpres: Pernah Disimulasikan

Anggi Muliawati - detikNews
Kamis, 24 Sep 2026 09:07 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf. (Dwi Rahmawati/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi II DPR Dede Yusuf Macan menanggapi usulan Waketum Golkar, Ahmad Doli Kurnia, agar pileg digelar lebih dulu dan hasilnya menjadi tiket pencalonan pilpres. Dede Yusuf mengatakan opsi tersebut sebelumnya sudah pernah dibahas dan disimulasikan di Komisi II DPR.

"Sebetulnya semua usulan itu sudah pernah dibahas di Komisi II. Kami pimpinan Komisi beserta Kapoksi mengusulkan kepada Badan Keahlian agar dibuat simulasi," kata Dede Yusuf kepada wartawan, Kamis (24/9/2026).

"Salah satu simulasinya ini, yaitu pileg agar warga itu fokus kepada calon-calon yang ada di surat pilegnya terlebih dahulu. Baru kemudian kita berbicara presiden," sambungnya.

Menurutnya, skema tersebut juga bisa memberikan ruang bagi partai politik yang belum memiliki calon presiden untuk lebih dulu memasarkan partai maupun calon anggota legislatifnya kepada masyarakat.

"Supaya apa? Supaya ada peluang bagi partai-partai yang tidak punya calon presiden itu juga mendapatkan kesempatan memasarkan partai atau pun calegnya. Nah, opsi-opsi ini kita berikan," katanya.

Waketum Demokrat ini mengatakan opsi tersebut kemudian muncul kembali dalam bentuk usulan agar pileg digelar lebih dulu, baru dilanjutkan dengan pilpres. Menurutnya, skema tersebut membuat pileg dan pilpres memiliki waktu pelaksanaan yang berbeda.

"Mungkin para ketua umum melihat ini sebagai opsi yang bagus dan itu pun ditangkap dengan usulan pileg dulu baru yang kedua pilpres supaya dua-duanya punya magnitudo yang sama," paparnya.




(amw/ygs)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork