Jamaah sebanyak itu dibawa Garuda dalam 288 kali penerbangan selama 28 hari (17 November sampai 14 Desember 2007), dengan menggunakan 14 pesawat. Pengangkutan ini memiliki prestasi on time performance (OTP) mencapai 96,88 persen.
"Bahkan OTP pada lima embarkasi mencapai 100 persen, yakni embarkasi Banda Aceh, Banjarmasin, Balikpapan, Palembang dan Makassar," ungkap Kepala Komunikasi Perusahaan Garuda Indonesia, Pujobroto, dalam pernyataan tertulisnya ke detikcom, Sabtu (15/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemulangan haji akan dilaksanakan Garuda pada tanggal 24 Desember 2007 - 22 Januari 2008. Dalam pelaksanaan pemulangan haji kemungkinan yang bakal terjadi adalah keterlambatan penerbangan akibat "kongesti" (kepadatan lalu-lintas udara) di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, khususnya pada sepuluh hari pertama fase pemulangan - di mana pesawat yang melakukan take-off dan landing di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, mencapai 250 - 266 flights per hari (rata-rata setiap lima menit terdapat satu pesawat yang melakukan take-off atau landing).
Sebagaimana diketahui, Bandara King Abdul Aziz, Jeddah hanya mempunyai 12 gates, atau mampu menampung 96 flights per hari, di mana rata-rata penggunaan gates untuk melakukan proses boarding dan penanganan jamaah adalah tiga jam.Kepadatan lalu-lintas udara tersebut menyebabkan proses boarding terganggu, sehingga keberangkatan pesawat dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah mengalami keterlambatan. (aba/aba)










































