'Naga Bonar' Luruskan Kisruh Dana FFI 2007

- detikNews
Sabtu, 15 Des 2007 18:34 WIB
Pekanbaru - Usai acara puncak FFI 2007 di Pekanbaru, Ketua Panitia FFI 2007 Deddy Mizwar, angkat bicara soal kisruhnya penggunaan dana APBD Riau. Dia membantah bila SCTV selaku media partner menerima dana sebesar Rp 2 miliar untuk siaran langsung malam puncak FFI.

"Sekarang saya perlu luruskan atas semua fitnah soal uang ABPD Riau yang disebut-sebut saya terima. Begitu juga soal dana yang katanya pihak SCTV selaku media partner menerima Rp 2 miliar. Semua ini fitnah," kata sang pemeran Naga Bonar itu dengan suara sedikit tinggi dalam jumpa pers di VIP Lancang Kuning, Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Sabtu (15/12/2007).

Dia menjelaskan, selaku panitia penyelenggara FFI Pusat hanya menerima sebesar Rp 1,9 miliar. Dana itu, sekitar Rp 475.600.000 dibayarkan untuk honor artis pendukung acara FFI. Selebihnya sekitar Rp 1,4 miliar, merupakan dana produksi dalam acara tersebut. Dana produksi ini juga tidak dibayarkan panitia ke pihak SCTV melainkan menjadi tanggung jawab panitia daerah.

"Untuk menghindari berbagai fitnah inilah maka dana produksi itu pun bukan kami yang membayarkan. Tapi proses tender pemenang untuk membiayai panggung acara, serta berbagai biaya produksi lainnya, itu panitia daerah langsung yang melakukan proses tendernya. Jadi sama sekali, tidak benar kalau SCTV menerima dana sebesar Rp 2 miliar," terang Deddy peraih piala citra FFI 2007 sebagai aktor terbaik dalam film 'Naga Bonar Jadi 2' itu.

Selaku panitia pusat, Deddy sendiri hari ini juga sudah menjelaskan ke sejumlah anggota DPRD Riau, khususnya komisi B yang membidangi soal anggaran FFI tersebut. Menurutnya, setelah dia bertemu dengan sejumlah anggota DPRD Riau, persoalan kisruhnya dana FFI itu sudah tidak lagi dipolemikkan.

"Setelah semuanya saya jelaskan secara rinci ke pihak DPRD Riau, akhirnya mereka sudah dapat memahami duduk persoalannya. Saya menemui mereka langsung, agar semua persoalan ini bisa di-clear-kan. Tidak lagi saling tuding menuding, sehingga menimbulkan fitnah," terang Deddy.

Di samping itu, Deddy juga mengucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat Pekanbaru yang begitu ramai untuk menyaksikan jalannya malam puncak FFI. Hal itu dapat dibuktikan, mulai acara berlangsung Jumat (14/12/2007) pukul 19.00 WIB, hingga pergantian waktu, masyarakat masih menunggu artis di luar gedung Teater Tertutup Idrus Tintin di Jalan Sudirman, Pekanbaru.

"Luar biasa sambutan masyarakat di Riau ini. Saya mengucapkan terima kasih," tutup Deddy.

(cha/aba)