"Kami datang ke pertemuan ini untuk menghasilkan sebuah road map yang akan menunjukkan jalan ke perjanjian global mengenai climate change yang efektif secara lingkungan dan berkelanjutan secara ekonomi," ungkap delegasi senior AS, Paula J. Dobriansky, dalam pernyataan tertulis di BICC, Nusa Dua, Bali, Sabtu (15/12/2007).
Menurut Dobriansky, Bali Road Map ini penting untuk menyusun agenda mitigasi, adaptasi, alih teknologi dan keuangan menuju pertemuan Kopenhagen pada 2009 mendatang. Selain itu, AS juga menyadari, pentingnya pertemuan itu dipandu oleh hasil penelitian ilmiah The Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) yag terdapat dalam laporan assesment keempat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berkomitmen untuk bekerja keras dalam 2 tahun mendatang untuk memastikan kita menjalankan keputusan yang kita capai hari ini. Upaya itu dimulai hari ini," tandas Dobriansky.
Sebelumnya, AS sempat menolak draf perkembangan iklim yang ditawarkan IPCC. Hal ini sempat menimbulkan ketegangan, sehingga proses konsensus UNCCC berjalan alot dan baru berakhir Sabtu sore ini. (aba/asy)











































