"Saya setuju saja perempuan berjilbab dalam TNI. Pakaian, asesoris yang dikenakan tidak ada kaitan dengan profesionalisme seseorang. Jadi jangan dicampuradukkan hal-hal yang tidak ada kaitan dengan kerja, tugas dan kemampuannya," kata pengamat militer LIPI, Jaleswari Pramodhawardani kepada detikcom, Sabtu (15/12/2007).
Menurut dia, penggunaan jilbab tidak perlu dimasukkan dalam aturan perundang-undangan. "Sebab, dalam konstitusi disebutkan setiap warga negara bebas mengekspresikan pendapat, termasuk memilih sesuatu untuk dirinya sendiri," ujar Jaleswari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT










































