Sidang di Plennary Hall Bali International Convention Center (BICC), Nusa Dua, Bali, ini mengalami deadlock cukup lama. Sidang pun diskors berkali-kali. Bahkan Sekjen UNFCCC Yvo de Boer sempat menangis dan melakukan aksi walk out. Meski, setelah 15 menit kemudian, de Boer kembali masuk ruang sidang.
Sidang pleno diakhiri tidak begitu lama setelah AS menerima konsensus. Perubahan sikap AS ini dianggap gembira para delegasi negara lain. AS diberi tepuk tangan panjang. Hingga pukul 16.25 Wita, peserta delegasi masih di luar ruangan setelah sidang pleno ditutup. Rencananya, penutupan konferensi akan segera digelar setelah istirahat.
Walk Out de Boer
Mengenai aksi walk out de Boer, Menlu Hassan Wirajuda menyatakan sebenarnya kasus iru sudah selesai. "Saya kira Presiden COP13 sudah secara terbuka meminta maaf, karena ada kelalaian prosedur. Saya kira masalahnya sudah selesai. Dalam ketegangan proses dua minggu ini, bisa saja itu terjadi," kata dia singkat.
Sebelumnya de Boer walk out sebagai aksi protes terhadap adanya deal-deal yang dilakukan tanpa sepengetahuan dirinya. Sebelum aksi walk out itu, China sempat memprotes dan mempertanyakan mengapa ada pertemuan G77. "Mengapa hasil pertemuan G77 tidak disampaikan di sini," kata delegasi China.
Pertanyaan itulah yang membuat de Boer menangis dan walk out. "Saya tidak tahu ada pertemuan G77. Saya merasa dikhianati, karena ada deal-deal di luar sepengetahuan saya," jelas dia.
Rachmat Witoelar sebagai Presiden COP13 belum memberikan komentar mengenai hal ini. "Nanti saja, nanti saja dalam jumpa pers," kata dia. (asy/asy)











































