Survei Poltracking: Elektabilitas Partai Gerindra 23,2%, PDIP 11,6%, Golkar 10,4%

Survei Poltracking: Elektabilitas Partai Gerindra 23,2%, PDIP 11,6%, Golkar 10,4%

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Rabu, 23 Sep 2026 13:53 WIB
Ilustrasi Surat Suara Pemilu
Ilustrasi Surat Suara Pemilu. (Fuad Hasim/detikcom)
Jakarta -

Poltracking menggelar survei nasional mengenai elektabilitas partai politik. Survei menunjukkan Partai Gerindra di posisi paling kuat, mengungguli PDIP dan Partai Golkar.

Survei ini dilakukan pada 14-20 Agustus 2026 melalui wawancara tatap muka. Survei dilakukan terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Metode sampel menggunakan metode multistage random sampling. Tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error kurang lebih 2,9 persen.

"Kita langsung masuk ke jantung temuan kita, yaitu elektabilitas partai politik. Elektabilitas ini kita potret pada 14 sampai 20 Agustus dan gambarannya seperti ini. Ini menggunakan simulasi bilik suara," kata peneliti Poltracking Indonesia, Yoki Alvetro, dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (23/9/2026).

ADVERTISEMENT

Dalam paparannya, Yoki membacakan pertanyaan yang disodorkan kepada responden: "Jika Bapak/Ibu/Saudara saat ini datang ke TPS dan berada di dalam bilik suara, partai politik atau caleg (calon legislatif) DPR RI dari partai politik apa yang akan dipilih?"

Yoki menyoroti posisi nomor wahid yang diduduki Partai Gerindra. Elektabilitas partai berlogo kepala burung Garuda itu sebesar 23,2 persen.

"Partai Gerindra dengan elektabilitas 23,2 persen, masih unggul dibanding partai-partai lainnya yang mendukung pemerintahan saat ini," sebutnya.

Berikut hasil survei Poltracking terbaru mengenai elektabilitas partai:

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 23,2%
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 11,6%
Partai Golongan Karya (Golkar) 10,4%
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 6,2%
Partai Demokrat (PD) 6,1%
Partai NasDem 4,4%
Partai Amanat Nasional (PAN) 3,4%
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 3,3%
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2,3%
Partai Persatuan Pembangunan [PPP) 1,9%
Partai Persatuan Indonesia (Perindo) 0,6%
Partai Buruh 0,5%
Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 0,3%
Partai Ummat 0,1%
Partai Bulan Bintang (PBB) 0,1%
Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) 0,1%
Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) 0,1%
Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) 0,1%
Tidak tahu/tidak jawab 25,3%

(fca/gbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini