Sidang UNCCC Molor, Penjagaan Tetap Ketat, ID Card Tak Berfungsi

Sidang UNCCC Molor, Penjagaan Tetap Ketat, ID Card Tak Berfungsi

- detikNews
Sabtu, 15 Des 2007 10:33 WIB
Nusa Dua - Konferensi Perubahan Iklim (UNCCC) molor satu hari dari rencana semula. Persidangan masih digelar hingga hari ini, Sabtu (15/12/2007). Padahal konferensi ini seharusnya sudah berakhir Jumat (14/12/2007) kemarin. Penjagaan aparat keamanan dan Polisi PBB masih ketat. Namun, ID Card sudah tidak berfungsi lagi karena telah kadaluwarsa.

Dari pengamatan detikcom, aparat keamanan masih berjaga-jaga di setiap sudut Nusa Dua, Bali. Polisi berjaga-jaga mulai dari pintu masuk ke kawasan Nusa Dua, hingga di beberapa hotel yang pernah dijadikan sebagai tempat pertemuan paralel, yaitu Grand Hyatt, Ayodya.

Pintu masuk ke The Westin Resort masih dijaga oleh Polri dan Polisi PBB. Prosedur pemeriksaan masih dilakukan seperti saat semula. Tas delegasi diperiksa dengan teliti.

Namun, ketika hendak menuju Bali International Convention Center (BICC), delegasi dan wartawan  harus melalui ruang registrasi. Di tempat ini, bawaan penumpang tetap melewati security gate.

Sukses melewati pemeriksaan ini, delegasi dan wartawan melewati lorong tempat pemeriksaan ID Card. Petugas masih tampak berjaga. Hanya saja tidak ada ritual scaning ID Card. "Sudah tidak diperiksa lagi pak," kata seorang petugas.

ID Card tidak melalui scaning karena telah kadaluwarsa. ID Card hanya berlaku hingga tanggal 14 Desember 2007. Seperti pada ID Card detikcom, tertulis badge validity 30/11/2007 - 14/12/2007.

Suasana di BICC pun terlihat lengang jika dibandingkan dengan hari sebelumnya. Tidak tampak para delegasi hilir mudik. Antrean panjang saat memasuki BICC pun tak terlihat lagi.

Ritual aksi yang biasa digelar di pagi hari oleh para aktivis dalam dan luar negeri pun sudah hilang. Biasanya mereka menggelar aksi di halaman dan depan lobi BICC.

Kesibukan kecil hanya masih tampak di media center, loby BICC. Para delegasi yang akan melanjutkan persidangan pun hanya baru segelintir orang yang ada di ruang persidangan Plenary Hall, BICC. (gds/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait