Sesuai jadwal seharusnya pesawat dengan nomor penerbangan MZ 774 itu berangkat pukul 21.30 WIB, Jumat (14/12/2007). Namun hingga pukul 02.30 WIB, Sabtu (15/12/2007) tidak ada kepastian kapan pesawat akan diberangkatkan.
"Awalnya mereka bilang ditunda menjadi pukul 22.30 WIB. Kemudian mundur lagi pukul 23.30 WIB, tapi sampai sekarang tidak berangkat juga," kata Paul salah satu penumpang yang hendak ke Merauke kepada detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang lebih membuat kesal, tidak ada permintaan maaf dari manajemen Merpati. "Malah tadi kita sempat dipindah-pindah. Dari terminal keberangkatan F6 ke F7, terus diminta ke kantor Merpati," kata Paul.
Kekesalan penumpang, lanjut Paul, semakin memuncak. Karena sejak menunggu pukul 21.30 WIB, tidak ada kompensasi apa pun yang diberikan pihak Merpati.
"Kita disuruh menunggu, tapi tidak diberi makanan atau setidaknya minuman. Banyak orang tua dan anak kecil yang harus menunggu berjam-jam," kesal Paul.
Sejumlah perwakilan penumpang yang sudah kesal sempat memarahi beberapa petugas sambil meminta penjelasan. "Mereka hanya diam saja, bahkan terkesan acuh tak acuh," imbuh Paul.
Meski kesal, tak ada pilihan lain bagi para calon penumpang tersebut. Sebagian memilih tidur karena tak kuat menahan kantuk. "Seharusnya kita diberi kompensasi penginapan karena katanya pesawat akan diberangkatkan pukul 08.00 WIB besok," tukas Paul.
Saat ini, sejumlah penumpang sedang mengumpulkan tanda tangan dan membuat surat pernyataan meminta ganti rugi atas perlakuan buruk yang diterima. "Kita menuntut manajemen Merpati atas perlakuan yang tidak menyenangkan ini," cetus Paul.
(bal/bal)










































