Pria Beranting dan Perempuan Tidak Berjilbab Dilirik PPP

Target 15% Suara

Pria Beranting dan Perempuan Tidak Berjilbab Dilirik PPP

- detikNews
Jumat, 14 Des 2007 20:09 WIB
Jakarta - Dengan memasang target 15 persen pada pemilu 2009, PPP sadar hal itu tidak akan mudah diraih hanya dengan mengandalkan massa religius. Pria beranting dan perempuan tidak berjilbab akan diincar.

"Jadi kalau yang laki-laki tidak saja yang pakai kopiah. Rambut dicat, anting-anting dan jeans belel boleh. Perempuan uang tidak pakai jilbab padahal dia muslimah, mereka oke jadi konstituen PPP," kata Ketua Umum PPP Suryadharma Ali.

Hal itu disampaikan dia dalam pidato pembukaan Orientasi Kader Nasional PPP di Hotel Millenium, Tanah Abang, Jakarta, Jumat (14/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada 3 strategi dasar, yaitu pertahankan suara yang kita punyai, rebut kembali apa yang pernah menjadi milik kita, dan bersaing merebut yang belum
pernah memilih kita. Yang terakhir ini, merupakan segmen kelompok non religius," imbuh Surydharma.

Pria yang juga menjabat sebagai Menkop dan UKM itu mengatakan, strategi pertama ditujukan kepada loyalis. Sedangkan strategi kedua, ditujukan kepada pemilih yang memiliki kedekatan emosional, ideologis dan historis kepada PPP.

Atas langkahnya ini, Suryadharma menuturkan, kyai-kyai PPP pun telah merestui partai Islam itu merebut hati komunitas non religius.

Sebagai partai besar, PPP lanjut dia, memiliki kelemahan dalam memfungsikan dirinya sebagai kanalisasi pencalonan kepala daerah. Hal itu disebabkan lemahnya kualitas kader.

"Karena itu, dalam dalam upaya menggalang perolehan suara, keberadaan kader
yang memiliki pengetahuan dan keterampilan berpolitik sangat dibutuhkan," pungkas Suryadharma.
(rmd/bal)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads