"Urusan di DPR sudah selesai. Meski kita kecewa dan menyesalkan, kita harus tetap menjunjung tinggi demokrasi. Masyarakat yang masih tidak puas, laporkan saja dugaan kesalahan Antasari langsung ke presiden. Karena the battle sekarang di Istana, bukan di DPR lagi," kata Wakil Ketua FPKS Fahri hamzah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/12/2007).
Menurut ketua kelompok FPKS di Komisi III ini, jika pengaduan masyarakat memiliki bukti yang kuat, Presiden SBY pasti akan mempertimbangkan untuk tidak melantik Antasari. Keyakinan Fahri ini didukung dengan pengalaman tidak dilantiknya anggota KPU Syamsul Bahri oleh presiden karena menjadi tersangka.
"Sudah ada preseden, presiden tidak melantik hasil kerja DPR karena bermasalah. Kalau buktinya kuat, bisa saja presiden tidak melantik ketua KPK. Jadi dicoba saja," sarannya.
Saat ditanya mengenai isu pengunduran diri beberapa pejabat setingkat deputi yang terjadi di internal KPK dengan terpilihnya pimpinan baru, Fahri menilai hal itu wajar sebagai dinamika internal, "Itu dinamika internal KPK. Kalau memang benar tidak ada harapan terhadap Antasari, pimpinan KPK yang baru terpilih ya mundur saja semua," cetusnya.
(yid/bal)










































