"Kalau renovasinya tahun 2008 ini. Tapi soal anggaran, DIPA-nya belum turun. Sekarang baru ada di RKAKL, saya lupa jumlahnya," kata Wasekjen DPR, Nining Indra Saleh pada wartawan usai diskusi di press room DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/12/2007)
Menurut perempuan berkacamata ini, sekretariat jenderal masih menghitung semua kebutuha yang akan dipakai dalam renovasi rumah dinas DPR di kalibata. Penghitinga ini terkait dengan pereturan menteri kimpraswil yang mengatur soal model bangunan rumah dinas pejabat setingkat eselon satu.
"DPR kan disetarakan dengan pejabat eselon satu rumah dinasnya. Itu semua ada aturannya seperti Kepmen Kimpraswil, modelnya bagaimana, berapa anggaran permeternya dan sebagainya. Itu sekarang yang kita sedang hitung," terang Nining.
Diungkapkan dia, saat ini setjen sedang menunggu hasil kajian dari tim manajemen konstruksi dan konsultan yang sedang merampungkan tugasnya. Sayangnya Nining enggan menjelaskan deadline penyelesaian desain konstruksi renovasi rumas dinas. "Tunggu saja semua selesai . Nanti semua kita jelaskan," kilahnya. cetusnya
(yid/bal)











































