"Perundingan sore ini oleh forum kelompok terbatas tidak 40 negara lagi tapi jadi 15 dan perundingan dilanjutkan sampai pukul 18.00 Wita, lalu dilaporkan ke saya," ujar Menlu Hassan Wirajuda dalam jumpa pers di BICC, Nusa Dua, Bali, Jumat (14/12/2007).
Menurut Hassan, perundingan memang alot seputar preambule Bali Roadmap. Ada pertentangan dari negara maju khususnya AS yang tidak ingin berkomitmen soal kewajiban penurunan emisi 25-40 persen pada 2020.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Jumat pagi, Hassan sebagai ketua grup 40 menteri mengusulkan jalan tengah yang akan menjadi basis perundingan sampai batas akhir pukul 18.00 Wita. Namun Hassan enggan merinci detilnya. Hassan mengelak menjawab pertanyaan seandainya kebuntuan tidak teratasi.
"Kalau lancar kita ke paripurna dengan sejumlah keputusan untuk disahkan Presiden COP Rachmat Witoelar. Kalau tidak, kita cukup kreatif. Kalau deadline tanggal 14 dan tidak boleh lewat sampai tanggal 15, jamnya kita stop," ujarnya tersenyum penuh arti.
Pada pukul 18.15 Wita, sidang paripurna telah dibuka kembali oleh Rachmat Witoelar. Hingga pukul 18.30 Wita sedang didengarkan pendapat para delegasi. Sedangkan Presiden SBY terus memantau detik-detik menentukan ini di Hotel Westin. (fay/mly)











































