10 Finalis Ikuti Tahap Presentasi Karang Taruna Berprestasi Nasional 2026

10 Finalis Ikuti Tahap Presentasi Karang Taruna Berprestasi Nasional 2026

Chayyara Zulghifary - detikNews
Senin, 21 Sep 2026 20:13 WIB
Rangkaian seleksi Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026
Foto: Kemensos
Jakarta -

Rangkaian seleksi Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2026 telah selesai dilaksanakan. Sepuluh finalis dari berbagai provinsi telah mengikuti tahap presentasi dan wawancara di hadapan dewan juri.

Sepuluh finalis tersebut sebelumnya telah lolos seleksi dan verifikasi administrasi dari 16 Karang Taruna yang mendaftar. Melalui presentasi dan wawancara, para peserta memaparkan program unggulan, inovasi, serta manfaat kegiatan bagi masyarakat di wilayah masing-masing.

Beragam program yang dipresentasikan menunjukkan luasnya ruang pengabdian Karang Taruna, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, pemanfaatan teknologi, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan ekonomi masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial RI Mira Riyati Kurniasih menekankan ajang ini menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat kontribusi Karang Taruna bagi masyarakat.

"Karang Taruna Berprestasi ini menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat aksi dan dampak Karang Taruna bagi masyarakat yang sebelumnya kurang kita potret," ujar Mira dalam keterangan tertulis, Senin (21/9/2026).

ADVERTISEMENT

Mira juga mengajak seluruh warga Karang Taruna menerjemahkan semangat 'Bersatu, Bergerak, Berdampak' melalui kolaborasi dan kerja nyata. Ia menyampaikan sepuluh Karang Taruna tersebut akan menjadi lokasi intervensi program Kementerian Sosial, termasuk peluang kemitraan dalam Program Kampung Berdaya.

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal PNKT, Abdul Malik Haramain, menyampaikan penyelenggaraan kembali Karang Taruna Berprestasi merupakan bagian dari komitmen Ketua Umum PNKT Budisatrio Djiwandono untuk memberikan penghargaan terhadap potensi dan pengabdian kader di tingkat desa dan kelurahan.

"Pengaktifan kembali Karang Taruna Berprestasi ini merupakan bagian dari komitmen Ketua Umum PNKT, Budisatrio Djiwandono, untuk menghargai potensi dan kontribusi kader di seluruh Indonesia," kata Malik.

Menurutnya, penguatan organisasi perlu berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi dan keterampilan kader agar Karang Taruna semakin mampu menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan sosial serta menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Di sisi lain, Direktur Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Sosial RI, Andrianus Alla, dalam laporannya pada pembukaan kegiatan menyampaikan ajang Karang Taruna Berprestasi terakhir diselenggarakan pada 2019.

Melalui inisiasi dan kerja sama dengan PNKT, kegiatan ini kembali dilaksanakan pada 2026 sebagai bagian dari rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna.

Setelah tahap presentasi dan wawancara selesai, dewan juri akan menetapkan lima besar untuk mengikuti tahap kunjungan lapangan. Tahapan tersebut bertujuan memverifikasi kesesuaian program yang dipaparkan dengan pelaksanaannya di masyarakat. Seluruh hasil seleksi ditentukan berdasarkan penilaian dewan juri.

Melalui Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional 2026, Kementerian Sosial RI dan PNKT mendorong agar praktik baik dari desa dan kelurahan memperoleh apresiasi serta dukungan berkelanjutan.

Berbagai inovasi tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi Karang Taruna di seluruh Indonesia untuk terus bergerak, memperkuat pengabdian, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam kegiatan yang berlangsung 17-20 September 2026 itu, sepuluh finalis yang mengikuti tahap presentasi dan wawancara pada 18-19 September 2026 adalah:

  1. Karang Taruna Asoka, Desa Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

  2. Karang Taruna Bina Muda Jaya, Desa Pantai Cabe, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

  3. Karang Taruna Kelurahan Cempaka Putih Barat, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

  4. Karang Taruna Trisula, Desa Padangasri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

  5. Karang Taruna Kelurahan Umban Sari, Kota Pekanbaru, Riau.

  6. Karang Taruna Hipenari, Kalurahan Ngargosari, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta.

  7. Karang Taruna Dharma Santosa, Mambal, Kabupaten Badung, Bali.

  8. Karang Taruna Desa Talok, Kabupaten Tangerang, Banten.

  9. Karang Taruna Dharma Remaja, Desa Manggihan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

  10. Karang Taruna Kelurahan Kampung Empat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

Penilaian dilakukan oleh lima anggota dewan juri, yaitu:

  1. Agus Maimun, Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan PNKT.

  2. Andrianus Alla, Direktur Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Sosial RI.

  3. Prof. Dr. Muhammad Nafik HR, Akademisi Universitas Airlangga.

  4. Anna Luthfie, M.Si., Pengusaha dan Praktisi Pertanian.

  5. Nur Eka Prasetya, Pokja Karang Taruna, Direktorat Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Sosial RI.

(anl/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini