Al Gore Usul Isu AS Dikesampingkan
Jumat, 14 Des 2007 15:03 WIB
Jakarta - Penolakan AS menandatangani Protokol Kyoto dituding sebagai penyebab alotnya perundingan UNCCC di Bali. Demi majunya penyusunan Bali Roadmap, mantan Wapres AS Al Gore menyarankan pembahasan isu-isu menyangkut AS dikesampingkan dahulu untuk dibahas di kesempatan berikutnya.Hal ini disampaikannya menjawab pertanyaan wartawan usai pertemuannya dengan Presiden SBY, Jumat (14/12/2007) di Hotel Four Seasons, Jimbaran, Bali. "Faktanya tidak ada jawaban bagaimana mencapai target dan batas waktu karena AS belum berubah. Tapi jangan sampai ini menghambat segala kemajuan yang sudah ada. Di Bali kita sudah melihat kemajuan luar biasa yang selama bertahun-tahun bergerak lamban," ujar Al Gore.Meski demikian ia masih berkeyakinan bahwa AS pada akhirnya menyadari ancaman perubahan iklim dan menandatangani kesepakatan global untuk menyelamatkan lingkungan planet Bumi. Maka besar harapannya pada KTT UNFCCC berikutnya di Warsawa, Polandia pada 2008 dan Kopenhagen, Denmark pada 2009 dapat ditemukan jalan keluar terhadap semua masalah yang masih jadi ganjalan."Kita akan isi titik kosong itu. Karena pada saat itu AS sudah akan membuat kemajuan. Saya yakin pertemuan bisa menghasilkan sebuah kesepakatan," ujar Al Gore yang memuji kepemimpinan RI dalan UNCCC yang berlangsung sejak 3 Desember lalu di Nusa Dua, Bali.
(lh/nrl)











































