"Sebagai mantan anggota pansel KPK, saya agak malu juga dengan terpilihnya Antasar Azhar," kata Komarudin dalam diskusi bertema "Mencari Format Pemilihan Anggota Bawaslu" di Annex Building, Jl MH Thamrin, Jakarta, Jumat (14/12/2007).
Menurut Rektor Universitas Islam Negeri Jakarta ini, nuansa politik sangat kental dalam proses pemilihan pimpinan KPK. Jadi meskipun Antasari banyak mendapat sorotan negatif dari publik, tetap saja dia terpilih menjadi ketua KPK. "Begitu banyak kepentingan dalam pemilihan tersebut," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai ketua panitia seleksi calon anggota Bawaslu, Komarudin tidak ingin kejadian-kejadian seperti pada proses pemilihan anggota KPK dan KPU terulang lagi.
Karenanya pansel Bawaslu, menurut Komarudin, mengajak peran serta masyarakat, LSM serta media massa untuk ikut mengawal pemilihan anggota Bawaslu yang rencana pendaftarannya akan mulai dibuka pada 29 Desember-8 Januari 2008 nanti.
"Oleh karena itu kita menggandeng partnership (PGRI). Kita juga meminta masyarakat, LSM serta media untuk bekerjasama dengan kami," tandasnya. (anw/umi)











































