Wacana angka ambang batas parlemen (parliamentary threshold) masih terus bergulir seiring revisi Undang-Undang Pemilu akan dibahas. Sejumlah partai mengemukakan angka yang dianggap ideal, terbaru berkisar di 5-7%.
Angka usulan PT mencuat setelah pertemuan para pejabat teras partai koalisi pemerintah yang memiliki kursi parlemen belum lama ini.
Gerindra Setuju PT 5%
Sekjen Partai Gerindra Sugiono mengatakan ada kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan itu. Dia mengungkapkan sejumlah partai setuju dengan usulan angka PT 5%.
"Satu hal yang sepertinya semua sepakat, tapi saya kira saya tidak bisa berbicara atas nama partai-partai lain. Gerindra sepakat soal PT 5%. Seperti kemarin Golkar dan PKS juga menyampaikan, saya kira itu yang kita sepakati," kata Sugiono kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9).
Bahlil Sebut PT 5% Ideal
Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia buka suara soal batas usulan PT yang tengah bergulir. Bahlil mengungkap komunikasi dengan lintas partai menunjukkan adanya pendapat yang berbeda, dari 5% sampai 7%.
"Parliamentary threshold dalam komunikasi kita dengan lintas partai memang ada yang menginginkan ada 6, ada 7, ada 5, ada di bawah itu juga," kata Bahlil kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (17/9).
Saat ditanya terkait angka PT 5% yang disebut sudah disepakati mayoritas parpol, Bahlil pun menyatakan hal yang sama. Menurutnya, angka tersebut ideal.
"Tapi mungkin angka ideal itu 5%, cocoklah ya," ujarnya.
(fca/fca)