"Kita melakukan tiga tawaran (opsi) kepada penumpang," ungkap Kepala Komunikasi Eksternal PT Garuda Indonesia Singgih Handoyo saat ditemui wartawan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (14/12/2007).
Tiga opsi itu adalah penumpang menunggu di Executive Lounge sampai pesawat pengganti diberangkatkan pukul 16.00 WIB, mengalihkan penerbangan, dan membatalkan penerbangan. "Kita akan bantu itu," katanya.
Saat ini seluruh penumpang masih berada di Executive Lounge Garuda di Bandara Soekarno-Hatta.
Pesawat Garuda jenis Boeing 737-400 itu take off dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 09.19 WIB. Namun sekitar 30-40 menit di udara, pilot merasakan ada yang tidak beres dengan oli pesawat. Hal itu terlihat dari asap putih yang mengepul dari mesin.
Pilot pun memutuskan return to base atau kembali ke landasan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. (umi/nrl)











































