Gunung Semeru 22 Kali Erupsi dalam 6 Jam, Warga Diimbau Waspada

Gunung Semeru 22 Kali Erupsi dalam 6 Jam, Warga Diimbau Waspada

Nurhadi Wicaksono - detikNews
Minggu, 20 Sep 2026 10:47 WIB
Situasi Gunung Semeru pada Jumat pagi usai mengalami 31 kali erupsi.
Foto: Gunung Semeru. (Nur Hadi Wicaksono/detikJatim)
Jakarta -

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, mengalami erupsi. Hingga kini, gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut masih berstatus Level III atau siaga.

Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Semeru periode 20 September 2026 pukul 00.00-06.00 WIB, Gunung Semeru mengalami 22 kali letusan dalam kurun waktu enam jam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara visual, letusan teramati sebanyak 15 kali dengan tinggi kolom abu sekitar 200-800 meter ke arah timur. Beberapa letusan juga disertai suara gemuruh dari kawah aktif Gunung Semeru.

Selain letusan, aktivitas vulkanik Semeru pada periode tersebut juga tercatat berupa 13 kali guguran, 15 kali hembusan, dan 16 kali tremor harmonik.

ADVERTISEMENT

"Letusan terjadi 22 kali selama enam jam. Status masih siaga," ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru Agastaya Rajendra dalam laporan tertulis, dilansir detikJatim, Minggu (20/9/2026).

Seiring masih tingginya aktivitas vulkanik tersebut, petugas mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak Gunung Semeru.

Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan di luar jarak 13 kilometer tersebut.

Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

Baca selengkapnya di sini.

Lihat juga Video: Gunung Semeru Erupsi, Masyarakat Dilarang Beraktivitas di Radius 5 Km

(fca/gbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini