Lihat Meteor Geminid Jadi Alternatif Habiskan Weekend

Lihat Meteor Geminid Jadi Alternatif Habiskan Weekend

- detikNews
Jumat, 14 Des 2007 12:22 WIB
Jakarta - Kecewa karena tak bisa melihat hujan meteor Geminid tadi malam karena mendung, tak usah gelisah. Coba liat lagi guyuran bintang berekor nanti malam.

Syaratnya, cuaca cerah dan tempat gelap. Maka kilatan cahaya bintang niscaya bisa dilihat dengan mata telanjang.

"Puncaknya nanti malam pukul 23.00 WIB," ujar Ketua Jogja Astro Club Muthoha ketika dihubungi detikcom, Jumat (14/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Thoha dan anggota klubnya akan melakukan pengamatan dari Pantai Parangkusumo, Yogyakarta, dari pukul 21.00 WIB sampai subuh. Jika di Jakarta sulit menemukan tempat yang cerah dan gelap, Thoha menyarankan agar bergeser ke selatan Jawa Barat, seperti Pantai Pangandaran.

"Atau kalau di Bogor, menurut informasi teman-teman dari Megamendung juga bisa," ujar dia.

Thoha sangat menekankan untuk melihat bintang dengan mata telanjang. "Jangan pakai teleskop atau teropong. Karena sudut pandangnya nanti jadi sempit," ujar.

Saran Muthoha itu diperkuat oleh peneliti Observatorium Bosscha dan astronom ITB Dr Dani Herdi Wijaya. Ketika ditanya apakah teropong bintang di Bosscha bisa memperjelas meteor yang tertutupi awan, Dani menjawab itu tidak membantu.

"Teropong seperti mata biasa, hanya pembesaran. Kalau yang dilihat tertutupi awan ya tetap nggak kelihatan," ujar Dani

Apalagi semakin besar ukuran teropong, imbuhnya, semakin terbatas sudut pandang. "Yang diamati sudut yang ini, meteornya datang dari sudut lain. Lebih baik dengan mata telanjang," ujarnya.

Di langit, Geminid yang masuk ke rasi bintang Gemini ini terletak di atas rasi bintang Orion. "Dekat planet Mars. Kalau dini hari agak ke arah barat," kata dia.

Namun, Dani berpendapat bahwa puncak hujan meteor sudah terjadi Jumat dini hari tadi. Jika cuaca cerah dan tempat gelap, penonton yang beruntung melihat 40 tembakan meteor per menit.

"Malam ini masih bisa dilihat, tapi tidak sebanyak tadi malam. Habisnya sampai seminggu dari hari ini. Ini peristiwa tahunan, tapi selalu saja datang di musim hujan," ujar Dani yang gagal melihat Geminid karena di rumahnya mendung dan hujan semalaman.

"Semoga terkabul make a wish-nya," kelakarnya.

Jadi, menunggu hujan meteor untuk menghabiskan akhir pekan, bukan alternatif yang buruk kan? (nwk/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads