Menurut Greenpeace, negara Paman Sam tersebut makin kukuh tidak mengubah sikap karena mendapat dukungan Jepang dan Kanada. “Penolakan ini mendapat dukungan Jepang dan Kanada,” kata juru bicara Greenpeace, Bill Hare, di Nusa Dua, Bali, Jumat (14/12/2007).
Memperoleh kenyataan itu, berbagai LSM dunia mengecam sikap kepala batu AS. Antara lain dari World Wild Fund (WWF) Jepang, Greenpeace, dan Friends of Earth International (FEI).
“AS dan Jepang bertindak destruktif terhadap perundingan di Bali,” ucap Tony Juniper dari FEI.
“Saya tidak mengerti mengapa Jepang mau mendukung AS yang jelas-jelas merupakan pembunuh Protokol Kyoto. Ini adalah sebuah kejahatan,” timpal Masako Kenishi dari WWF Jepang.
Sehari sebelumnya, MAntan Wapres AS Al Gore mendesak AS untuk berubah sikap. Sementara sekutu AS, Australia sudah menandatangani Protokol Kyoto pada pembukaan pembicaraan tingkat tinggi Konferensi PBB untuk Perubahan Iklim (UNFCCC) 11 Desember lalu.
(Ari/iy)











































