Ketua DPD PDIP Jabar Rudi Harsa Tanaya saat berbincang dengan detikcom melalui telepon, Jumat (14/12/2007) mengatakan, koalisi antara PDIP dan PKS bukan hal yang mustahil.
"Toh kami sama-sama satu ideologis dan satu pemahaman untuk membangun Jabar lebih baik lagi. Bukan hal mustahil koalisi merah-putih terbangun. Merahnya PDIP dan putihnya PKS," ujar Rudi mantap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rudi menilai, sudah selayaknya PDIP membangun koalisi dengan partai lain dalam Pilkada 2008. Sebab dalam pesta demokrasi itu, PDIP akan menghadapi saingan kuat yakni Partai Golkar yang juga siap berkoalisi dengan partai lain.
"Saya dengar dengan Partai Demokrat dan PAN. Kalau begitu PDIP pun harus berkoalisi, minimal jadi dua parpol. Karena sulit jika hanya PDIP," tandasnya.
Rudi tidak menampik bahwa koalisi PDIP dengan PKS akan berdampak bubarnya pasangan cagub dan cawagub yang sudah ditetapkan DPP PDIP. Dalam SK tertanggal 4 Desember lalu, DPP PDIP telah menetapkan pasangan Agum Gumelar dan Rudi Harsa sebagai cagub dan cawagub dalam Pilkada Jabar.
"Kalau saya ditanya sebagai pribadi, saya akan katakan Alhamdulillah saya dipilih sebagai cawagub oleh DPP. Tapi kalau saya sebagai posisi ketua DPD, saya punya tanggung jawab untuk menyukseskan Pilkada nanti," ujar Rudi diplomatis.
Dihubungi secara terpisah, Sekretaris DPW PKS Jabar Yudi Widiana Adia menyatakan, kini parpolnya sedang mempertimbangkan untuk mengusung paket Agum Gumelar-Ahmad Heryawan. "Sudah ada komunikasi dengan PDIP," ungkapnya. (ern/djo)











































