Peringati Hari Ozon, Lampu Monas hingga HI Bakal Dipadamkan 1 Jam Malam Ini

Peringati Hari Ozon, Lampu Monas hingga HI Bakal Dipadamkan 1 Jam Malam Ini

Brigitta Belia Permata Sari - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2026 09:25 WIB
Sejumlah kendaraan melintasi kawasan Bundaran HI saat pemadaman lampu di Jakarta, Sabtu (25/4/2026). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pemadaman lampu selama satu jam di sejumlah jalan protokol pada pukul 20.30 hingga 21.30 WIB dalam rangka m
Foto: Ilustrasi pemadaman lampu Jakarta (ANTARA FOTO/Rakha Raditya Yahya)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memadamkan lampu selama satu jam malam ini. Aksi tersebut digelar untuk memperingati Hari Ozon Sedunia.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan aksi pemadaman lampu menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Termasuk menggunakan listrik secara bijak.

"Melalui aksi satu jam ini, kami mengajak masyarakat membawa semangat hemat energi ke dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang dapat mengambil peran, baik di rumah, di tempat kerja, maupun di tempat usaha," ujar Dudi dalam keterangan, Sabtu (19/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemadaman lampu akan berlangsung mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB. Sejumlah landmark Jakarta akan turut memadamkan lampu, di antaranya Monumen Nasional (Monas), Patung Arjuna Wiwaha, Patung Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Patung Pahlawan, Patung Jenderal Sudirman, serta kawasan Balai Kota DKI Jakarta.

ADVERTISEMENT

Dudi menyebut aksi kolektif yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan. Ia mencontohkan kegiatan serupa yang digelar pada Sabtu (13/6) dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup.

Dalam aksi tersebut, Pemprov DKI mencatat penghematan listrik sebesar 75,18 MWh. Penghematan energi itu setara dengan efisiensi biaya Rp108.693.752 dan diperkirakan mampu menekan emisi sebesar 60,14 ton CO2e.

"Capaian itu menunjukkan bahwa keterlibatan pemerintah, pengelola gedung, pelaku usaha, dan masyarakat dapat menghasilkan penghematan energi yang terukur," jelasnya.

Pemprov DKI berharap aksi tersebut dapat mendorong semakin banyak warga untuk menerapkan kebiasaan hemat energi dalam kehidupan sehari-hari.

"Dukungan masyarakat, pengelola gedung, dan pelaku usaha sangat berarti bagi gerakan ini. Mari membiasakan diri mematikan lampu dan peralatan elektronik ketika tidak digunakan," ungkapnya.

"Dengan menggunakan energi sesuai kebutuhan, kita dapat menghemat biaya sekaligus ikut menjaga lingkungan Jakarta," imbuhnya.

Tonton juga video "Yuk Merapat ke Monas! Ada Pesta Rakyat-Makanan Gratis"

(bel/amw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini