TransJ: Kecelakaan di Busway Bukan Karena Separator

TransJ: Kecelakaan di Busway Bukan Karena Separator

- detikNews
Jumat, 14 Des 2007 09:44 WIB
Jakarta - Kecelakaan lalu lintas di jalur khusus bus TransJ (busway) selalu meningkat sejak pertama kali hadir pada 2004. Minimnya rambu serta separator busway disebut-sebut sebagai salah satu penyebabnya. Namun pengelola busway, Badan Layanan Umum (BLU) TransJakarta, membantahnya.

"Ini bukan karena separator. Selain itu rambu-rambu juga sudah banyak yang kita pasang," kata Manajer Pengendalian BLU TransJakarta Rene Nunumete kepada detikcom, Jumat (14/12/2007).

Menurut Rene, kecelakaan lalu lintas juga disebabkan pengemudi yang lalai serta tidak disiplin. Separator memang sengaja dibangun untuk pembatas jalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jalur busway itu kan di sebelah kanan. Dia (bikers) kan tidak boleh jalur kanan, tapi di kiri. Jalan itu bukan hanya kepentingan busway tapi juga pengguna jalan," imbuhnya.

Dalam berkendara, lanjut Rene, sebaiknya mental dan kesadaran hukum pengemudi dibenahi. Selain itu kecelakaan bisa muncul akibat pengetahuan yang kurang dari pengemudi.

Rene mengaku pihaknya memiliki data mengenai kecelakaan yang berhubungan dengan TransJakarta. Bahkan data yang dimiliki lebih besar jumlahnya dibanding polisi.

"Data polisi itu kan dari laporan yang masuk. Tapi kan pasti ada data-data lain yang mungkin tidak mereka punya seperti kasus yang selesai di jalan. Kita dapat data dari operator," ujarnya.

Rene berharap dengan data polisi tersebut menjadi kontribusi agar semua pihak lebih hati-hati dan waspada terhadap risiko dalam berlalu lintas. (mly/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads