Pembatasan Kendaraan Omong Kosong Bila 6 Ruas Tol Dibangun

Pembatasan Kendaraan Omong Kosong Bila 6 Ruas Tol Dibangun

- detikNews
Jumat, 14 Des 2007 08:36 WIB
Jakarta - Pembatasan jumlah kendaraan pribadi yang lalu lalang pada 2008 di Jakarta dianggap percuma. Hal ini terkait dengan akan dibangunnya 6 ruas tol di ibu kota.

"Itu omong kosong. Kalau 6 ruas jalan tol dibangun justru mendorong kepemilikan kendaraan pribadi," kata pengamat transportasi Darmaningtyas saat berbincang dengan detikcom, Jumat (14/12/2007).

Sesuai nalar, keberadaan tol pastinya untuk menarik sebanyak mungkin investasi atau kendaraan yang menggunakan agar modal cepat kembali. "Pembatasan kendaraan tidak ketemu nalar dengan pembangunan tol. Yang baik itu bangun angkutan umum dan tempat parkir yang nyaman. Itu yang benar," tambah Darmaningtyas.

Dia lalu mencontohkan kebijakan serupa yang dilakukan negara tetangga. "Di Thailand dulu kalau mau ke bandara macet, lalu dibangun jalan tol. Dan 3 tahun memang lancar, tapi menginjak tahun ke 4 macet lagi," jelasnya.

Jakarta pun demikian juga. Seperti jalan tol yang membelah ruas Jalan Gatot Subroto, yang dahulu awalnya dibangun untuk mencegah kemacetan.

"Tol sekarang tidak ada yang bebas dari kemacetan, tol itu definisinya jalan yang membayar sesuai UU 38 tahun 2004 tentang jalan. Dan pembangunan 6 ruas ini adalah proyek senilai Rp 23 triliun," ujar Darmaningtyas. (ndr/nrl)


Berita Terkait