Kenapa Stasiun LRT Manggarai Dibangun Tinggi? Begini Penjelasan Jakpro

Kenapa Stasiun LRT Manggarai Dibangun Tinggi? Begini Penjelasan Jakpro

Brigitta Belia Permata Sari - detikNews
Jumat, 18 Sep 2026 09:47 WIB
Sejumlah warga menggunakan LRT Jakarta di Stasiun LRT Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2026), usai jalur LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai resmi diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Foto: LRT Jakarta di Stasiun LRT Manggarai (Pradita Utama / detikfoto)
Jakarta -

Stasiun LRT Jakarta Manggarai dibangun cukup tinggi. Jakpro menjelaskan posisi tersebut menyesuaikan dengan kondisi jalur kereta api yang berada tepat di bawah jalur LRT.

VP Corporate Secretary Jakpro, Muhamad Alfin Rinaldyansyah, mengatakan ketinggian Stasiun LRT Jakarta Manggarai telah ditentukan berdasarkan perencanaan dan kajian teknis sejak awal pembangunan.

"Ketinggian Stasiun LRT Jakarta Manggarai dibangun berdasarkan perencanaan dan kajian teknis yang telah ditetapkan sejak awal," kata Alfin saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (18/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, posisi Stasiun LRT Manggarai yang berada di atas jalur kereta api double track membuat struktur LRT harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

ADVERTISEMENT

"Posisi stasiun yang berada di atas jalur kereta api double track membuat struktur LRT perlu disesuaikan dengan kondisi di lapangan," ujarnya.

Alfin menjelaskan penyesuaian ketinggian tersebut dilakukan untuk memenuhi standar keselamatan. Selain itu, terdapat kebutuhan untuk memastikan jarak bebas atau clearance yang memadai antara jalur LRT dengan jalur kereta api di bawahnya.

"Penyesuaian ketinggian tersebut dilakukan untuk memenuhi standar keselamatan dan memastikan jarak bebas (clearance) yang memadai antara jalur LRT dan jalur kereta api di bawahnya," jelasnya.

Dengan desain tersebut, Jakpro memastikan operasional LRT Jakarta dapat berjalan aman dan tidak mengganggu perjalanan kereta api yang melintas di jalur bawah.

"Dengan demikian, operasional LRT dapat berlangsung secara aman, nyaman, dan tidak mengganggu perjalanan kereta api," pungkasnya.

Alfin mengatakan ketinggian jalur LRT Manggarai mencapai 36 meter.

"Ketinggian jalur layang di kawasan Manggarai berkisar antara 28 hingga 36 meter," ucapnya.

4 Kali Naik Eskalator

Seperti diketahui, stasiun ini punya tiga lantai. Penumpang harus mengatur waktu perjalanan agar tak ketinggalan kereta.

detikcom sempat mencoba menghitung waktu yang diperlukan penumpang jika hendak naik dari lantai dasar hingga ke peron Stasiun LRT Manggarai pada Kamis (17/9/2026). Ada sejumlah opsi bagi penumpang yang hendak naik ke peron, antara lain dengan eskalator, tangga manual, ataupun lift.

Perjalanan menuju peron dimulai dengan naik eskalator pertama dari trotoar atau area luar stasiun ke lantai dasar. Lantai dasar ini berisi gerbang tiket atau gate tap in dan tap out.

Penumpang kemudian harus melanjutkan perjalanan dengan tiga kali naik eskalator untuk sampai ke peron Stasiun LRT Manggarai. Berdasarkan waktu yang dihitung dengan stopwatch sejak naik eskalator pertama, dibutuhkan waktu sekitar 4 menit bagi penumpang untuk sampai ke peron Stasiun LRT Manggarai.

Bagi penumpang prioritas, tersedia lift yang bisa digunakan dari lantai dasar. Lift tersebut dapat digunakan penumpang prioritas seperti ibu hamil, lansia, dan disabilitas untuk naik dan turun peron.

Simak juga Video 'LRT Manggarai-Dukuh Atas Butuh Rp 2,7 T, Pramono: Bisa Obligasi-Danantara':

(bel/dek)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini