Warung Ayam Geprek di Cilincing Jakut Kebakaran, Diduga Korsleting Listrik

Warung Ayam Geprek di Cilincing Jakut Kebakaran, Diduga Korsleting Listrik

Antara - detikNews
Jumat, 18 Sep 2026 08:21 WIB
ilustrasi api, ilustrasi kebakaran
ilustrasi api (Foto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova)
Jakarta -

Warung ayam geprek di Jalan Tipar Cakung, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara (Jakut), mengalami kebakaran. Sebanyak enam unit mobil damkar dengan 40 personel dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.

"Objek yang terbakar sebuah warung makan dan kami mengerahkan enam unit mobil dan 40 personel," kata Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman, dilansir Antara, Jumat (18/9/2026).

Gatot mengatakan luas objek yang terbakar sekitar enam meter persegi dengan taksiran kerugian mencapai Rp 2 juta. "Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Ada satu KK dan dua jiwa yang terselamatkan," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kebakaran ini diduga terjadi akibat korsleting listrik yang memicu percikan api hingga cepat membesar. Insiden tersebut pertama kali diketahui oleh pemilik warung, Indriyani, usai pulang dari pasar untuk membeli bahan masakan.

ADVERTISEMENT

Saat membuka pintu warung, Indriyani melihat api sudah membubung besar dari kulkas di dalam warung. Ia kemudian berteriak meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api.

Karena kobaran api terus membesar, warga lantas menghubungi petugas pemadam kebakaran. Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara menerima laporan kebakaran pada pukul 06.03 WIB dan langsung menerjunkan petugas ke lokasi kejadian.

Petugas mulai melakukan pemadaman pada pukul 06.11 WIB dengan melokalisasi titik api hingga masuk ke tahap pendinginan. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 06.30 WIB.

"Alhamdulillah pemadaman sudah berhasil dilakukan dalam keadaan aman dan lancar," ujar Gatot.

Lihat juga Video 'Gedung RSB di RSUD Zainal Umar Sidiki Gorontalo Terbakar':

Halaman 2 dari 2
(isa/dek)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini