DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan menggelar event Soekarno Run di Banyuwangi pada 20 September 2026 mendatang. Olahraga lari dipilih sebagai medium untuk menyampaikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno.
"Ada keberanian, kegigihan, persatuan, dan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai itu harus terus diwariskan kepada generasi muda melalui aktivitas positif yang melibatkan masyarakat secara luas," kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah dalam keterangan tertulis, Jumat (18/9/2026).
Said menilai berlari memiliki simbol yang kuat dengan semangat perjuangan. Sebab, setiap peserta dituntut untuk terus melangkah, menjaga ketahanan, dan berusaha mencapai garis finis dengan kekuatan sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semangat seperti inilah yang ingin kami hadirkan sebagai representasi api perjuangan Bung Karno agar terus hidup dari generasi ke generasi. Soekarno Run BWX Banyuwangi ajak anak muda hidup sehat," tuturnya.
Tidak hanya itu, dia menjelaskan tren berlari saat ini tengah naik daun. Bahkan, tren tersebut berkembang tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di dunia.
Berdasarkan riset Strava, partisipasi anak muda di klub lari di seluruh dunia melonjak hingga 59 persen. Di Indonesia, peningkatannya bahkan mencapai 83 persen.
Soekarno Run BWX Banyuwangi Ajak Anak Muda Hidup Sehat Foto: PDIP Jatim |
Selain itu, satu dari lima anak muda kalangan Gen Z memiliki kecenderungan empat kali lebih besar untuk bersosialisasi ketika berolahraga dibandingkan saat melakukan aktivitas lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa olahraga, khususnya lari, telah menjadi bagian dari gaya hidup sehat sekaligus ruang untuk membangun interaksi sosial di kalangan anak muda.
"Ajang lari ini mendapat minat luas dari masyarakat, bahkan termasuk kalangan yang tersohor sebagai atlet lari, mereka akan ikut serta, di antaranya atlet lari Ricky Martin Simbolon, Daniel Simanjuntak, dan Immanuel Hutasoit. Soekarno Run BWX menawarkan rute-rute bersejarah dan eksotik. Di Banyuwangi, misalnya, rute juga melintasi Pantai Marina Boom," ujar Said.
"Soekarno Run BWX kami dirancang sebagai bagian dari pengembangan sport tourism di Jawa Timur. Kehadiran ribuan peserta di Banyuwangi kami harapkan memberikan dampak berganda terhadap perekonomian di Banyuwangi," sambungnya.
Dia menjelaskan event olahraga berskala besar memiliki ekosistem ekonomi yang luas. Peserta dan wisatawan membutuhkan akomodasi, transportasi, makanan dan minuman, perlengkapan olahraga, hingga berbagai kebutuhan selama berada di daerah penyelenggara.
Perputaran ekonomi bagi masyarakat menjadi salah satu nilai penting dari penyelenggaraan event olahraga.
"Kami ingin Soekarno Run tidak berhenti sebagai kompetisi lari, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah tempat event ini diselenggarakan," jelasnya.
Banyuwangi memiliki karakter yang kuat sebagai daerah dengan kekayaan destinasi wisata, budaya, dan sejarah. Karena itu, penyelenggaraan Soekarno Run di Banyuwangi diharapkan dapat mempertemukan olahraga dengan potensi budaya, pariwisata, serta ekonomi kreatif masyarakat.
"Partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dari gelaran Soekarno Run. Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat dengan tangan terbuka. Ajang ini terbuka untuk umum sehingga olahraga lari tidak hanya menjadi ruang bagi atlet maupun pelari berpengalaman, tetapi juga dapat diikuti masyarakat dari berbagai kalangan," ungkapnya.
"Kami juga menyediakan kategori khusus pelajar. Informasi detail mengenai kategori lomba, pendaftaran, serta penyelenggaraan Soekarno Run telah dipublikasikan melalui media sosial resmi Soekarno Run Banyuwangi, dengan hadiah terbesar dibanding event lain sejenis sebesar Rp 1 miliar," tambahnya.
Soekarno Run di Banyuwangi merupakan salah satu rangkaian dari banyak kegiatan yang direncanakan oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.
"Pada November bulan depan, kegiatan kami pungkasi dengan acara lomba komedian se-Jawa Timur," tutupnya.
Simak juga Video 'IDAI: 13,3% Anak yang Tampak Sehat Alami Penurunan Paru-paru':
(ega/ega)










































