Presiden Prabowo Subianto membuka peluang merombak kabinet jelang 2 tahun pemerintahannya. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyerahkan keputusan itu kepada Prabowo.
"Reshuffle kabinet itu sepenuhnya menjadi hak prerogatif presiden karena presiden yang paham kinerja kabinet dan berwenang memastikan the right man in the right place, sebagaimana disampaikan Bapak Presiden sendiri," kata Ketua DPP PKB Daniel Johan saat dihubungi, Jumat (18/9/2026).
Daniel Johan menilai yang terpenting kinerja pemerintahan semakin solid usai dirombak. Program-program prioritas, kata dia, juga bisa terus berjalan dengan baik.
"Yang penting kinerja pemerintahan semakin solid dan program-program prioritas, termasuk yang menyentuh sektor pertanian dan perikanan, ketahanan pangan, dan kesejahteraan rakyat terus berjalan sehingga perekonomian tumbuh, lapangan kerja tercipta," ucap dia.
(maa/zap)