Konser dangdut dan tarian joged ini digelar di markas LSM atau Kampung CSF (Civil Society Forum) Nusa Dua, Badung, Bali, pukul 19.00 Wita,Β Kamis (13/12/2007).
Atraksi ini pun cukup manjur untuk dijadikan acara penutup bagi para aktivis yang kerap melontarkan sikap kritisnya terhadap kebijakan pemerintah negaranya masing-masing dalam mengatasi pemanasan global.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Delegasi asing yang semula adem ayem mulai panas setelah melihat aksi dua orang penyanyi dangdut ini. Mereka pun "turun" bergoyang di depan panggung bersama puluhan aktivis lainnya. Mesti masih kaku menggerakkan tangan, kaki dan pinggulnya, mereka bergoyang.
Lagu yang akrab ditelinga terus didendangkan, mulai dari Jablai, SMS, Karmila, hingga Kucing Garong "kriminal cat". Belum puas dengan goyangan pinggul dua orang penyanyi dangdut seksi, para aktivis ini digoyang kembali dengan tarian Joged.
Tari tradisional Bali yang juga memamerkan goyangan pinggul ini mengundang gelak tawa aktivis. Setiap penonton yang diajak menari tidak boleh menolak ajakan penari. Para bule pun ikut kena getahnya. "I Like Joged," kata delegasi asing asal Maroko usai berjoged. Mau digoyang lagi mas? (gds/ndr)











































