Bahlil Jamin Stok BBM Subsidi Aman, Ingatkan Mobil Mewah Pakai Nonsubsidi

Bahlil Jamin Stok BBM Subsidi Aman, Ingatkan Mobil Mewah Pakai Nonsubsidi

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 17 Sep 2026 20:56 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.
Bahlil Lahadalia (Firda/detikcom)
Jakarta -

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah terus menyiapkan stok bahan bakar minyak (BBM), khususnya BBM bersubsidi, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pemerintah juga mendorong agar penyaluran subsidi dapat makin tepat sasaran dan dinikmati masyarakat yang berhak.

"Kami pemerintah akan menyiapkan stok kebutuhan masyarakat, khususnya terkait dengan BBM bersubsidi," kata Bahlil usai mengikuti Sidang Paripurna Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (27/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahlil menyoroti adanya pergeseran konsumsi dari BBM nonsubsidi ke BBM bersubsidi. Ia lantas meminta masyarakat tergolong mampu yang memiliki mobil mewah untuk tidak memakai BBM subsidi.

"Persoalan shifting dari yang tadinya tidak memakai subsidi dan sekarang mereka memakai subsidi, saran saya sebagai warga negara Indonesia kepada saudara-saudara saya yang mampu, yang mohon maaf mobilnya pakai BMW, kemudian mobil-mobil yang kelas tinggi, ya mohonlah kita pakai hati juga. Janganlah kita pakai BBM subsidi," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Ia menegaskan BBM bersubsidi disediakan untuk masyarakat yang berhak menerima. Karena itu, ketepatan sasaran menjadi hal penting dalam pengelolaan BBM bersubsidi.

"Itu kan untuk saudara-saudara kita yang berhak menerima itu, dengan metode lain adalah subsidi harus tepat sasaran," lanjutnya.

Terkait kemungkinan penguatan regulasi, Bahlil mengatakan pemerintah akan mempertimbangkannya lebih lanjut karena perubahan aturan membutuhkan proses. Namun, menurutnya, imbauan kepada masyarakat mampu tetap penting disampaikan.

"Saya akan mempertimbangkan, nanti kita lihat. Tapi kan saya harus ngomongin dulu, kalau regulasi itu butuh proses. Tapi imbauan ini penting," ujarnya.

Bahlil pun mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih baik untuk memberikan ruang bagi kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan subsidi.

"Kalau yang punya gaji cukup, rumah bagus, pakai hatilah. Ya memang saya harus ngomong begini karena saya ini kan menteri yang pernah makan beras subsidi. Jadi berikanlah hak rakyat yang punya hak itu punya mereka. Jangan yang mampu yang mengambilnya," tegasnya.

Diketahui, antrean panjang kendaraan yang hendak mengisi BBM sempat terjadi di sejumlah SPBU Sulsel, khususnya Makassar, dalam beberapa hari terakhir. Antrean kendaraan mengular sampai ke badan jalan hingga mengakibatkan kemacetan.

Pertamina sempat mengaku situasi itu terjadi dengan dalih adanya panic buying alias pembelian BBM secara berlebihan di SPBU. Pengendara yang khawatir tidak kebagian BBM lantas ramai-ramai mendatangi SPBU.

Lihat juga Video: Update Harga BBM Pertamina 1 September, Ada yang Naik

Halaman 2 dari 2
(eva/maa)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini