Objek Menyala Lintasi Langit Bikin Heboh Medsos, Ternyata Roket dari China

Objek Menyala Lintasi Langit Bikin Heboh Medsos, Ternyata Roket dari China

Jabbar Ramdhani - detikNews
Kamis, 17 Sep 2026 15:18 WIB
Video menampilkan objek bercahaya terlihat di langit sejumlah wilayah Indonesia viral di medsos. BRIN mengungkap objek tersebut merupakan roket dari China. (dok Istimewa/repro)
Video menampilkan objek bercahaya terlihat di langit sejumlah wilayah Indonesia viral di medsos. BRIN mengungkap objek tersebut merupakan roket dari China. (dok Istimewa/repro)
Jakarta -

Video menampilkan objek bercahaya terlihat di langit sejumlah wilayah Indonesia viral di media sosial (medsos). Penampakan objek terbang tersebut ramai dibahas warganet.

Saat kamera di-zoom, benda tersebut tampak bergerak dan meninggalkan jejak berwarna putih di belakangnya. Objek terbang tersebut muncul pada waktu awal pagi atau subuh.

Benda tersebut bergerak pelan dan jejak atau ekor yang ditinggalkan itu berbentuk asimetris dan berwarna lebih pudar. Kemunculan benda tersebut pun banyak dipertanyakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peneliti Ahli Utama Bidang Astronomi dan Astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin, memberi penjelasan terkait penampakan benda yang terlihat di Kabupaten Bogor hingga Tangerang Selatan (Tangsel) tersebut. Objek itu juga dilaporkan terlihat warga di Cianjur, Jawa Barat (Jabar).

ADVERTISEMENT

"Itu roket Gravity-1 Y3 yang diluncurkan pagi Rabu (16/9) sekitar pukul 05.00 WIB dari lepas pantai Shanghai," kata Thomas saat dihubungi, Kamis (17/9/2026).

Meski diterbangkan jauh di China, benda tersebut terlihat di wilayah Indonesia. Thomas mengatakan hal itu terjadi karena roket melintasi wilayah Indonesia.

"Dengan orbit polar menuju arah selatan untuk menempatkan satelit pada ketinggian 800 km," katanya.

"(Terlihat di Indonesia) karena saat menuju orbit 800 km lintasan dari China melewati wilayah Indonesia," tambahnya.

Roket itu juga terlihat di Indonesia karena peluncuran dilakukan pada pukul 05.00 WIB di saat kondisi langit tidak gelap total dan belum benar-benar terang. Roket itu terkena sinar matahari pada ketinggian tertentu sehingga terlihat ketika melintasi Indonesia.

China Luncurkan Satelit

China meluncurkan sembilan satelit ke orbit yang telah ditentukan pada Rabu (16/9) dari perairan di lepas pantai Shanghai, China. Misi peluncuran lepas pantai tersebut dilakukan oleh Pusat Peluncuran Satelit Taiyuan.

Dilansir Antara, satelit-satelit itu, yang terdiri dari kelompok baru satelit Konstelasi Qianfan (Qianfan Constellation) dan satu satelit uji teknologi EUHT, diluncurkan pada pukul 06.00 Waktu Beijing (05.00 WIB) menggunakan roket pengangkut Gravity-1 Y3. Misi tersebut dinyatakan berhasil sepenuhnya.

Menurut perusahaan kedirgantaraan komersial China OrienSpace, pengembang roket tersebut, misi itu mencetak rekor baru untuk peluncuran tunggal dari laut yang dilakukan China dalam hal bobot muatan dan ketinggian orbit, dengan bobot muatan bersih lebih dari 3 ton dan ketinggian penempatan (insertion) ke orbit sekitar 800 kilometer.

Hal tersebut memverifikasi kemampuan adaptasi model peluncuran dari laut untuk misi dengan muatan satelit berukuran sedang dan besar. Sejauh ini, roket Gravity-1 telah melakukan empat peluncuran dari laut, dan seluruhnya berhasil. Misi hari ini menandai peluncuran perdana Gravity-1 untuk membentuk jaringan konstelasi internet satelit besar di orbit rendah bumi.

Saksikan Live DetikSore :

Tonton juga video "Detik-detik Roket Long March 7A China Meledak Setelah Lepas Landas"

Halaman 2 dari 2
(jbr/dhn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini