Nelayan RI Senang Ditangkap Australia Karena Hamburger

Nelayan RI Senang Ditangkap Australia Karena Hamburger

- detikNews
Kamis, 13 Des 2007 13:43 WIB
Jakarta - Nelayan Indonesia kerap kali ditangkap polisi Australia karena melanggar batas negara. Ditengarai, para nelayan itu sengaja melakukan itu.

"Mereka senang ditangkap di sana, karena saat ditangkap dikasih hamburger, steak, dan spageti. Kalau ditangkap di sini kan hanya dikasih nasi biasa," kelakar Ketua Umum DPP Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Yussuf Solichien Martadiningrat.

Hal tersebut disampaikan Yussuf usai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (13/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yussuf menegaskan, tidak seluruhnya orang yang ditangkap di Australia merupakan nelayan. "Yang aktivis karena tidak lagi cinta Indonesia juga banyak," jelasnya.

Yussuf menjelaskan, nelayan Indonesia sering melintasi jalur tradisional seperti NTT, Bugis, Bau bau, Buton, dan Maluku. "Mereka kan menggunakan kapal tradisional yang tidak menggunakan GPS. Jadi sering mereka tersesat ke negara lain," jelasnya.

Selain itu, lanjut Yussuf, nelayan Indonesia sering tergiur dengan hasil laut Australia. Sehingga mereka sering melintasi batas negara.

"Tripang di Australia itu besar-besar. Mereka mungkin tergiur itu. Ini sudah dilakukan ratusan tahun lalu," pungkasnya.

(ary/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads