Ratusan Angsa Pangeran Charles Tewas Terpanggang

Ratusan Angsa Pangeran Charles Tewas Terpanggang

- detikNews
Kamis, 13 Des 2007 13:18 WIB
London - Sekitar 250 angsa milik label perusahaan Duchy Originals yang didirikan Pangeran Charles telah dicuri dari pemasok perusahaan itu. Ratusan lainnya tewas terpanggang. Duh!

Padahal angsa-angsa itu rencananya akan dijual di Inggris selama perayaan Natal nanti. Para pencuri menyelinap masuk ke peternakan angsa di Okehampton, Devon. Mereka membakar kandang yang menampung sekitar 800 angsa.

Akibatnya, kini mustahil bagi Duchy Originals memasok angsa organik bagi para pelanggan selama musim Natal. Demikian disampaikan juru bicara Duchy Originals yang menyebut peristiwa itu sebagai insiden menyedihkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pangeran Charles telah menulis surat kepada pemilik peternakan angsa tersebut, Rona dan Nevil Amiss. Dalam suratnya, Pangeran Charles menyampaikan simpatinya atas pencurian dan pembakaran itu.

"Saya tidak mengerti kenapa orang bisa berbuat sejahat dan sehina itu," cetus Rona Amiss seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (13/12/2007).

"Kami bangun pukul 4 pagi dan melihat kandang kebakaran, tak banyak yang bisa kami lakukan saat itu," sesal wanita itu.

Dikatakannya, empat anaknya menyaksikan bagaimana hewan-hewan unggas yang mereka pelihara mati dengan cara mengerikan pada pada 30 November lalu itu. Buntut kejadian ini, Rona menyampaikan pada Pangeran Charles bahwa keluarganya tidak bisa lagi beternak angsa.

"Saya telah menulis surat ke Pangeran Charles dan mengatakan kami tidak bisa melakukannya lagi," tutur Rona.

Pangeran Charles mendirikan Duchy Originals pada 1992 dan semua profitnya diserahkan untuk amal.
(ita/sss)


Berita Terkait