Kembang Api untuk Show Meledak Saat Dihias, 2 Bangunan di Bali Tebakar

Kembang Api untuk Show Meledak Saat Dihias, 2 Bangunan di Bali Tebakar

Putu Yonata Udawananda - detikNews
Rabu, 16 Sep 2026 11:37 WIB
TKP Kebakaran di Jalan Siulan, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Selasa (15/9/2026).(Putu Yonata/detikBali)
TKP Kebakaran di Jalan Siulan, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Selasa (15/9/2026).(Putu Yonata/detikBali)
Jakarta -

Kebakaran disertai ledakan kembang api menghanguskan dua bangunan rumah di Jalan Siulan Gang Nusa Indah, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Selasa (15/9/2026) sore. Kebakaran tersebut diduga dipicu kembang api yang tiba-tiba meledak saat dirakit.

Pemilik kontrakan yang terbakar, M. Ali (53), mengungkapkan bangunan miliknya bukanlah tempat produksi kembang api. Melainkan rumah kontrakan sekaligus tempat menyimpan peralatan jasa dekorasi.

"Jadi kami beli (kembang api), kami rakit untuk show. Ini kan bukan gudang, jadi ini rumah kontrakan. Kami rakit, baru kami bawa (kembang api)," ungkap Ali saat ditemui di lokasi kebakaran, dilansir detikBali, Rabu (16/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ali menyebut awalnya kebakaran terjadi ketika karyawannya sedang merakit kembang api untuk ditampilkan di Karangasem dan Nusa Penida besok. Saat itu, karyawannya sedang merakit dengan lakban.

Namun, kembang api tiba-tiba meledak saat sedang dirakit. Api kemudian menyambar kain-kain yang digunakan untuk dekorasi sehingga api cepat membesar.

ADVERTISEMENT

"Awalnya kami lagi masangin lakban, tahu-tahu meledak sendiri. Kami kan orang dekorasi, jadi larinya ke kain-kain itu, semakin besar apinya," tuturnya.

Diduga, ledakan kembang api itu menyambar bangunan bengkel cat motor yang ada di seberang kontrakan tersebut. Sehingga bengkel tersebut juga hangus terbakar.

Tercatat, ada dua korban yang mengalami luka bakar akibat peristiwa tersebut, yakni I Made Gede (35) yang dirujuk ke Rumah Sakit Dharma Yadnya dan Tina Kustina (22) yang mengalami luka bakar ringan.

Simak selengkapnya di sini.

(yld/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini